3 Pemain Senior Andalan Indonesia Saat Melawan Thailand
Setelah dibebaskan dari sanksi Federasi Sepakbola Dunia (FIFA), keinginan masyarakat Indonesia melihat timnya berlaga di ajang internasional terwujud.
Awalnya, tim besutan Alfred Riedl tersebut sama sekali tidak diunggulkan di turnamen ini. Pasalnya, banyak sekali kendala yang dihadapi. Seperti, pembatasan rekrutan pemain untuk memperkuat Skuat Garuda.
Saat itu, klub hanya mau mengirimkan dua pemain saja, serta deretan cedera yang dialami sebelum keberangkatan ke turnamen ini. Dengan alasan, jadwal Piala AFF 2016 berbenturan dengan ajang Torabika Soccer Championship (TSC).
Tidak mengherankan, jika Riedl terpaksa memanggil sejumlah pemain muda yang kurang berpengalaman untuk dipadukan dengan beberapa pemain berpengalaman.
Pemain paling tua yang di Skuat Garuda saat ini adalah Boaz Solossa dan Benny Wahyudi. Saat ini, keduanya sama-sama berusia 30 tahun.
Sisanya, Riedl terpaksa mengandalkan pemain yang pengalamannya masih mentah di ajang internasional. Sebut saja Andritany Ardhiyasa, Andik Vermansah, Bayu Gatra, Rudolof Yanto Basna, dan lain-lain.
Namun, racikan maut Riedl berhasil menjawab semua keraguan itu dengan merebut satu tiket ke partai final Piala AFF 2016 dan akan berhadapan dengan Thailand.
Berikut ini, INDOSPORT akan mengupas profil tentang 3 pemain berpengalaman andalan Indonesia melawan Thailand.
1. Boaz Solossa
Boaz Theofilius Erwin Solossa atau lebih dikenal dengan nama Boaz Solossa. Pemain ini lahir pada 16 Maret 1986 di Sorong, Papua. Saudara-saudaranya, yakni Ortizan dan Nehemia, juga pemain sepakbola.
Boaz merupakan salah satu striker menakutkan yang dimiliki Indonesia. Pemain andalan Persipura Jayapura itu dikenal dengan naluri mencetak gol yang tinggi, akurasi umpan yang baik, tendangan dengan kaki kiri, serta teknik dribbling di atas rata-rata.
Dalam urusan mencetak gawang, Boaz juga satu-satunya pesepakbola nasional yang mampu bersaing dengan striker asing untuk menjadi top skor di ajang kompetisi lokal.
Dia pernah dijuluki sebagai anak ajaib, ketika dibawa oleh Peter Withe dan menampilkan penampilan memukau di Ho Chi Minh, saat ia tampil bersama timnas Indonesia di ajang Piala Tiger 2004.
Sampai saat ini, Boaz merupakan salah satu pemain paling senior di skuad Indonesia di ajang Piala AFF 2016. Menurut data yang dikumpulkan INDOSPORT, Boaz sudah memperkuat Skuad Garuda sebanyak 43 kali.
Tidak mengherankan, jika pemain yang pernah merumput bersama klub Timur Leste tersebut ditunjuk menjadi kapten di turnamen ini. Sejauh ini, Boaz sudah mencetak tiga gol dan berpeluang menjadi top skor Piala AFF 2016.
2. Benny Wahyudi
Benny Wahyudi adalah pemain yang dibesarkan oleh SSB Arema. Pemain kelahiran Malang, Jawa Timur itu merupakan salah satu pemain andalan Arema Cronus.
Penampilan cemerlangnya bersama Arema, membuat Alfred Riedl memutuskan untuk memasukkan namanya ke dalam skuat yang bertanding di Piala AFF 2016.
Posisi Benny pun sudah tidak tergantikan sejak uji coba melawan Malaysia. Itu sangat wajar sekali, mengingat pemain yang sempat menjadi anak gawang di Arema itu satu-satunya bek kanan murni di Timnas Indonesia saat ini.
Pada awal turnamen, penampilan Benny memang sempat tidak meyakinkan. Pemain berusia 30 tahun itu dianggap salah satu biang keladi kekalahan ketika melawan Thailand.
Tapi, Benny tidak diam begitu saja. Dia pun memperbaiki performanya ketika melawan Filipina, Singapura, hingga Vietnam.
Sampai saat ini, menurut data yang dikumpulkan INDOSPORT, saat ini sudah memperkuat Timnas Indonesia sebanyak 23 kali.
3. Andik Vermansah
Jika dilihat dari data yang dikumpulkan oleh INDOSPORT, Zulham Zamrun memang merupakan pemain paling banyak kedua yang memperkuat Timnas Indonesia. Total dia bermain sebanyak 25 kali.
Namun, Zulham hanya menjadi cadangan selama turnamen Piala AFF 2016 kali ini. Untuk itu, INDOSPORT memilih nama Andik Vermansah untuk menjadi pemain paling berpengalaman yang diandalkan Riedl di skuat kali ini.
Meski baru memperkuat Timnas Indonesia sebanyak 16 kali, tapi Andik selalu menjadi pemain pilihan utama Riedl dalam pertandingan Piala AFF 2016.
Permainannya sangat cepat sehingga merepotkan pemain belakang lawan. Bahkan, bisa dibilang pemain Selangor FA itu menjadi salah satu pahlawan Merah Putih lolos ke babak semifinal.
Ketika itu, Andik berhasil menjebol gawang Singapura di pertandingan ketiga babak penyisihan Grup Piala AFF 2016. Kini, masyarakat Indonesia berharap Andik bisa memperlihatkan skill menawannya ketika berjumpa dengan Thailand.