x

Sensasi Vicky Vette, dari Timnas Indonesia hingga Keputusan Berkarier Jadi Bintang Porno

Senin, 12 Desember 2016 10:39 WIB
Editor: Irfan Fikri

Sudah sejak 6 tahun terakhir nama Vicky Vette kerap menghiasi pemberitaan, terutama tiap kali Timnas Indonesia mau berlaga. Padahal bintang film porno kelahiran Norwergia ini tak punya kaitan apapun dengan Indonesia. Bukan warga negara Indonesia atau memiliki keluarga atau darah keturunan Indonesia.

Awalnya sebagian orang tak menghiraukan ocehannya di Twitter yang rajin tebar hastag soal Indonesia dan timnas. Karena bisa jadi, akun Twitter-nya yang ia gunakan cuma fake semata alias palsu. Kerjaan bocah iseng yang berburu followers, dengan foto editan wanita seksi memakai seragam timnas.

Namun, lama kelamaan, akun Twitter miliknya makin aktif dan rajin menyoroti Timnas, dan bahkan bahkan merembet ke isu nasional yang hangat di Tanah Air

Vette berhasil mencuri perhatian. Sampai akhirnya seorang produser film Tanah Air mengontraknya main film dalam negeri. Cerita perempuan berusia 51 tahun ini pun menjadi sorotan dunia setelah 3 Oktober 2011 majalah ternama dunia, Time, secara khusus mengulas soal Vicky Vette, kaitannya tentang undang-undang pornografi yang berlaku di Indonesia.

Vette makin sering mengomentari kondisi politik negeri ini. Salah satu yang heboh adalah saat mengomentari berita viral mantan Menkominfo Tifatul Sembiring soal aksi salaman dengan istri Obama, Michelle saat berkunjung ke Indonesia 2010 silam. 

Kala itu Vette lewat status Twitter-nya cenderung meledek mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang bersalaman menyentuh tangan Michelle, padahal Tifatul terkenal selalu menghindar bersalaman dengan perempuan yang bukan muhrim.

"Hmmm, I wanna get 'handy' with Indo's Information Minister too! Rt. Come to the USA and shake anything you want”. (Saya juga ingin sekali "berjabat tangan” dengan Menteri Informasi Indo. Datanglah ke Amerika Serikat dan bersalaman sesuka yang kamu mau).

Atas aksi nakal ini, Vette malah takut datang langsung ke Indonesia untuk keperluan syuting filmnya Pacar Hantu Perawan. Ia khawatir mendapat protes keras di Indonesia, mengingat Tifatul memiliki massa partai Islam yang cukup besar. Ia juga takut, ketika tiba di bandara nanti ditangkap karena diduga melecehkan pejabat negara.

"Vicky tidak ingin datang ke sini (Indonesia)," kata produser film, KK Dheeraj. Film yang mengumbar horor nan vulgar tersebut juga dibintangi oleh penyanyi Dewi Perssik, yang kabarnya sampai melakukan operasi keperawanan demi kepentingan film.

Jelang laga final Piala AFF 2016 Indonesia kontra Thailand nama Vette kembali jadi trending. Jauh dari Kanada, ia sangat aktif mengikuti langsung laga timnas babak per babak, yang bahkan tak semua orang di negeri ini rela menyisihkan waktunya untuk sekedar mendukung Skuat Garuda lewat layar kaca.

Lalu sebenarnya siapa dan bagaimana latar belakang wanita sensional ini? Berikut ulasannya. .


1. Petugas Gereja

Vette lahir pada 12 Juni 1965 di sebuah kota kecil di Norwegia bernama Stavanger. Beranjak dewasa Vette pindah ke Amarika Serikat.  Vette kecil lahir dan besar dari keluarga baik-baik. Ia bahkan sempat menjadi petugas kebersihan di sebuah gereja.

“Anda akan tertawa jika mengetahui pekerjaan saya dulu. Saya adalah petugas kebersihan gereja,” ucap ucap Vette dalam wawancaranya kepada Barelist.

Namun, lanjutnya, semuanya tak berjalan baik, karena ketika kerjanya mulai tak diawasi, ia malah asyik pacaran dan minum anggur bersama pacar di altar gereja. “Ya mulai saat itu saya adalah seorang anak yang liar,” ucap ia.

Vette juga sempat bekerja sebagai akuntan di sebuah perusahaan sejak ia berusia 18 tahun. “Saya bekerja 70-80 jam per minggu. Mengawasi anggaran perusahaan, produksi, pengiriman dan penjualan barang,” ujar ia.

Namun meski aktif bekerja ia juga sangat hobi berkunjung ke klub malam. Ia mengakui seperti menjalani kehidupan ganda. Siang hari ia lakoni seperti pekerja kantoran yang pemalu, namun malam hari ia menjelma liar di dunia malam.

Hingga pada usia 32 tahun, Vette memutuskan untuk berhenti bekerja untuk orang lain.

”Terlalu banyak aturan dari bos saya. Saya putuskan berhenti, dan kala itu saya punya mimpi dengan suami saya saat itu untuk mandiri membangun usaha dan bisnis kontruksi agar dapat membangun rumah impian,” tutur ia.

Namun keluarga harmonis impiannya jauh dari harapan. Dia kerap bertengkar dengan suaminya. Hingga pada Februari 2003, ia berniat menyalurkan hobinya berbikini dan berpose nyaris bugil di kesehariannya, dengan mengajukan tawaran foto dan video film dewasa.

“Video pertama saya dirilis seminggu sebelum ulang tahun ke-38 saya. Sebelumnya, banyak fotografer yang tak ingin menjadikan saya model hanya karena usia saya, tanpa pernah bertemu langsung dengan saya,” jelasnya.

Kariernya di industri pornografi mulai naik setelah ia memenangkan kontes foto amatir di majalah dewasa Hustler. Meski menginjak usia paruh baya, ia makin banjir tawaran bermain film dewasa dan tawaran foto di majalah khusus dewasa. Seiring makin dikenal di industri ini, ia lantas mencoba mengola situs berbayar.


2. Enggan Menyesal

Vicky Vette

Meski tak pernah punya cita-cita sebagai bintang porno, namun Vicky sama sekali tak menyesal sedikit dengan apa yang telah ia lakukan hingga saat ini.

“Menyesal? Tidak-tidak sama sekali. Tidak sedikit pun,” tegas ia.

Baginya, setiap individu tak mampu lepas dari yang namanya seks. Di medium apapun selalu ada unsur seks dan pornografi, baik saat menonton televisi, mendengar radio, atau bahkan saat melihat iklan billboard di pinggir jalan.

“Di dunia kerja, saya selalu mendapat tekanan dan intimidasi dari rekan kerja, atasan atau bahkan pelanggan. Bos saya bahkan pernah meminta saya untuk tidur dengan pemasok agar perusahaan kami mendapat diskon,” ujar ia.

Bagi ia, industri pornografi jauh lebih jujur dari industri lain.  “Saya telah mengenal banyak tentang industri kimia. Saya telah melihat penipuan yang dilakukan di industri komputer; Saya juga telah bekerja di dunia pelayaran atau bahkan terjun ke dalam industri makanan ringan. Dan tidak ada yang lebih jujur dari pada dunia seks.”  

Ia bahkan menilai apa yang ia lakukan dengan mengelola situs justru lebih mulia dan lebih menjaga anak-anak dari akses tontonan tak mendidik, seperti yang dilakukan televisi.

Menurutnya, banyak tayangan di televisi yang mengumbar erotisme belahan payudara dan bagian vital lain sementara anak-anak di bawah umur bebas melihatnya.

“Setidaknya dengan situs saya, Anda harus berusia 18 tahun dan membuktikannya dengan kartu kredit,” tegas ia.


3. Karena Jersey

Tentunya banyak orang penasaran latar belakang apa yang membuat Vicky Vette begitu mengamati sepakbola Tanah Air.

Ia tak segan menyebarkan hastag #Garuda di dadaku, atau bahkan #jancok tiap kalah timnas tampil buruk. Ia juga aktif mengamati saat tubuh PSSI dirundung konflik, carut marut pengelolaan sepakbola tak lepas dari sorotannya.

Belakangan ia membeberkan pengakuannya tentang alasan kenapa ia suka dengan sepakbola Indonesia. Hal tersebut tak lain karena ia tertarik dengan motif jersey merah Skuat Garuda, juga dengan animo fanatik suporter Indonesia.

(Jika kamu penasaran mengapa aku mendukung timnas Indonesia. Aku mencintai para penggemarku di sana dan menyukai jersey-nya),” tulis Vicky Vette.

Entah pengakuannya ini benar atau tidak. Karena bisa jadi Vette sengaja mengincar pasar di Indonesia sebagai pelanggan video di situsnya, alias jualan. Mengingat Indonesia adalah salah satu negara dengan pengguna sosial media paling banyak dan aktif di dunia.

Namun terlepas dari kontroversi yang ada, sepertinya Vette benar-benar sangat menikmati setiap laga timnas. Ia sepertinya ikut rasakan sensasi deg-degan saat pertahanan Indonesia diserang tim lawan, dan bersorak jingkrak saat timnas menang dengan hastag #ahay.

Jelang laga timnas kontra Thailand leg pertama final AFF 2016, yang berlangsung di Stadion Pakansari Bogor (14/12/16) nanti, si seksi Vette sepertinya sudah tak sabar menanti laga ini. Ia sangat yakin Indonesia dapat mengalahkan Thailand sekaligus mengakhiri puasa gelar 25 tahun.

“3 days until #Indonesia beats #Thailand... #ahay!! #AFFSuzukiCup2016 #Garuda #AYOIndonesia.”

Semoga saja harapan kita terkabul yah, Vette. #GagalFokus. 

Piala AFF 2016Timnas SeniorVicky Vette

Berita Terkini