Mantan Kapten Timnas U-17 Prancis Ikut Seleksi di PSM Makassar
Pemain dengan nama lengkap Steven Gary Narvey Thicot ini merupakan mantan kapten Timnas Prancis U-17 saat juara UEFA Eropa U-17 Football Championship tahun 2004. Saat itu, ia satu tim bersama Samir Nasri, pemain yang pernah bersinar bersama Arsenal dan Manchester city.
Pemain kelahiran Montreuil, Prancis, 14 Februari 1987 ini terakhir bermain di Liga Portugal bersama klub CD Tondela. Pemain yang berposisi bek ini mencoba peruntungan bersama PSM Makassar untuk persiapan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2017 mendatang.
Steven Thicot sudah terlihat berlatih bersama skuat Juku Eja di Stadion Mattoanging, Makassar, Senin kemarin. Pada latihan perdana tersebut, Thicot mengaku belum terlalu tahu dan memahami karakter sepakbola Tanah Air namun ambisinya berseragam PSM sangatlah besar.
“Ini pertama kali saya ke Indonesia, Karakter sepakbola disini belum saya ketahui, tapi saya berjanji untuk berbuat banyak, agar bisa bermain di sini bersama PSM," jelas pemain berusia 29 tahun tersebut.
Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts mengatakan jika pemain tersebut akan diseleksi selama sepekan. Mantan pelatih Arema Indonesia ini pun belum bisa memberikan komentar banyak terkait penilaiannya dalam latihan perdananya bersama tim Juku Eja.
“Steven akan mengikuti latihan selama satu pekan ke depan. Latihan hari ini belum bisa memberi penilaian banyak, dia masih membutuhkan adaptasi bersama pemain baru dan suhu cuaca di sini,” ujar pelatih asal Belanda itu.
Kedatangan Pemain berkebangsaan Prancis tersebut diharap menjadi amunisi tambahan Tim Juku Eja yang kini telah mengumandangkan siap merebut Juara pada kompetisi resmi 2017 mendatang. Saat ini, PSM masih memiliki tiga pemain asing setelah Ronal Hikpoorss, pemain asal Belanda telah dipulangkan akibat cedera parah.
Ketiga pemain asing ini yakni Wiljam Pluim (Belanda), Kwon Jun (Korea Selatan) dan Luiz Ricardo (Brasil). Posisi ketiganya nampaknya masih aman, jika Steven bergabung maka, Pemain asal Prancis inipun akan bersaing dengan Kwon jun dan Ardan Aras yang kini menjadi duet maut lini tengah pertahanan Juku Eja.