x

Pemerintah Siap Bantu PSSI Gaji Pelatih Asing Timnas, tapi...

Selasa, 17 Januari 2017 07:05 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto
Deputi IV Bidang Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, menjelaskan perihal bantuan kepada PSSI untuk gaji pelatih Timnas Indonesia rangkap U-22.

Deputi IV Bidang Prestasi Olahraga Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, menyebut jika Kemenpora akan menyiapkan anggaran untuk Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam pembiayaan event yang akan dilakukan. Sama seperti cabang olahraga lainnya, PSSI harus mengajukan proposal terlebih dahulu terkait besaran dana yang mereka butuhkan.

“Anggaran dari 2017 ada anggaran khusus dari Kemenpora ke PSSI seperti saat SEA Games. Sifatnya mandiri dari anggaran kami, baru dibiayai saat keberangkatan ke Malaysia dan akomodasi ke sana. Training Center (TC) dua minggu sebelum berangkat akan dibiayai,” ujar Gatot di Kantor Kemenpora, Senayan.

Gatot menegaskan tak ada perbedaan prosedur terkait pengajuan anggaran yang harus dilakukan PSSI dengan cabang olahraga lain. Terkait bantuan untuk gaji pelatih, Kemenpora melalui Satlak Prima siap memberikan dana per bulannya. Namun, PSSI diwajibkan mengajukan proposal terkait hal tersebut kepada Satlak Prima.
 


Luis Milla, salah satu calon pelatih Timnas Indonesia rangkap U-22.

“Cari alternatifnya. PSSI harus bisa cari alternatifnya, setiap event bisa didukung pemerintah namun harus ajukan proposal. Untuk pelatih kami sanggup memberikan Rp60 juta per bulan, jika PSSI telah mengajukan proposal ke Satlak Prima,” ungkap Gatot.

Sebagai informasi, Satlak Prima menyediakan dana sebesar Rp60 juta per bulannya bagi cabang olahraga yang ditangani pelatih asing. Namun cabang olahraga tersebut harus mengajukan permohonan proposal untuk hal tersebut.

Terkait pelatih Timnas Indonesia Senior rangkap U-22, PSSI sudah mengajukan dua nama yang menjadi kandidat resmi. Keduanya adalah Luis Fernandez dan Luis Milla.

PSSIKementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora)Satlak PrimaGatot S Dewa BrotoLiga Indonesia

Berita Terkini