Sempat Terbelah, Dua Kubu Pengurus PSMS Medan Akhirnya Berdamai
Pengurus dan para klub PSMS Medan bersepakat untuk sama-sama memajukan klub yang menjadi kebanggaan kota Medan ini, Kamis (9/2/2017).
Kesepakatan itu diambil setelah dua kubu yang bertikai melakukan rapat koordinasi yang dipimpin langsung Penasehat PSMS, Kolonel Infantri AC Rumbayan, di Sekretariat PSMS.
Dalam kesempatan itu, Kolonel Inf A.C. Rumbayan mengaku risau dengan sejumlah pemberitaan miring tentang perpecahan di tubuh PSMS. Untuk itu dirinya langsung mengambil inisiatif untuk mempertemukan kedua kubu baik dari pengurus PSMS dan pengurus 40 klub yang tergabung dalam PSMS.
“Kita hanya ingin PSMS tetap solid baik dari kepengurusan maupun pemain demi majunya PSMS di kancah persepakbolaan nasional. Apalagi keinginan Pembina PSMS, Letjend Edy Rahmayadi saat ini PSMS dapat bermain ke kasta tertinggi musim depan,” harapnya.
A.C. Rumbayan yang juga menjabat sebagai Kajasdam I/BB ini menegaskan jika saat ini PSMS Meda sudah solid.
“PSMS tidak ada lagi masalah. Kan biasalah kalau dalam keluarga ada perbedaan pendapat, dan dari pertemuan ini semuanya sudah selesai. Saya juga ucapkan terima kasih kepada semua pengurus dan klub yang sudah sama-sama mau berkomitmen untuk bersatu demi PSMS,” ucapnya.
Masih menurut A.C. Rumbayan, dari rapat tersebut juga didapatkan kesepakatan lain di antaranya posisi Plt Ketum PSMS yang sebelumnya dianggap sebagai pemicu polemik ditiadakan lagi.
“Berhubung Plt Ketum tidak ada diatur dalam AD/ART, ke depan tidak ada lagi istilah Plt dalam kepengurusan ini. Kishariyanto yang sebelumnya disebut sebagai Plt Ketum kembali ke posisi awalnya yakni Wakil Ketua Umum PSMS,” terangnya.
Disinggung mengenai penjaringan yang telah dirumuskan oleh 25 klub, A.C. Rumbayan menjelaskan akan terus dilanjutkan. Hanya saja untuk jadwal RALB masih harus dirumuskan.
“Terkait RALB, para pengurus dan klub harus duduk bersama untuk membicarakannya. Untuk waktu dan tim penjaringan mungkin nanti bisa langsung ditanyakan kepada pengurus setelah rapat pengurus harian,” sambungnya.
“Namun yang terpenting itu semua harus sesuai dengan AD/ART dan dilakukan secara bersama-sama,” sebutnya.
Sementara itu, Ketua Askot Medan, Iswanda Nanda Ramli yang sengaja hadir dalam rapat itu memberikan apresiasi atas komitmen para pengurus dan klub PSMS untuk kembali solid.
“Inilah yang diharapkan masyarakat Kota Medan, tak ada lagi perpecahan di tubuh PSMS. Tentunya kita semua berharap tim kebanggaan orang Medan ini bisa berprestasi lagi seperti dulu. Makanya mari sama-sama kita doakan tim ini agar dapat terus solid dan bersatu,” ujanya.