Tersingkir dari Piala Presiden, 'Tim Kampung' PSCS Rasakan Manfaat Besar
Jimmy Suparno menyebut, timnya mendapat pengalaman berharga dari partisipasi dalam tiga pertandingan Grup E, dengan mencatat satu kali kemenangan dan dua kali kalah.
“Kami sangat bersyukur dengan pengalaman berharga yang belum tentu didapatkan setiap tahun ini,” kata kapten tim PSCS Cilacap, Jimmy Suparno di ruang konferensi pers Stadion Gelora Ratu Pamellengan, Pamekasan.
“Kami mendapatkan evaluasi terbaik sebelum turun di kompetisi Liga 2 nantinya,” sambung mantan pemain andalan Persipura Jayapura tersebut.
Sebagai salah satu tim non unggulan, kiprah PSCS memang tidak begitu buruk. Datang dari kasta kedua, tim berjulukan Laskar Nusakambangan ini mampu finis di peringkat tiga Grup E, menyamai koleganya yakni PSS Sleman di Grup A.
“Dengan regulasi pemain muda, kami juga mendapatkan manfaat dengan semakin matangnya adik-adik di tim ini", Gatot Barnowo menimpali.
"Mereka bakal menjadi fondasi tim ini bersama pemain lokal berpengalaman untuk menjadikan tim ini lebih siap,” imbuhnya.
Dari 3 pertandingan yang dilalui, pelatih PSCS itu menyebut bukan sebagai bahan acuan mengenai kekuatan timnya. Pasalnya, tim yang juga berjulukan Hiu Pantai Selatan itu juga diperkuat 3 pemain asing yang turut memberi kontribusi bagus.
“Karena kompetisi Liga 2 nanti tidak memakai pemain asing, maka hasil yang kami raih tidak bisa menjadi patokan,” jelasnya.
“Tiga pemain asing kami sengaja untuk menjadikan PSCS bisa bersaing di turnamen ini,” ulasnya.