Bermodal Catatan Gemilang, Semen Padang Tetap Waspadai Bhayangkara FC
Berdasarkan performa di fase grup, tak salah jika banyak yang lebih mengunggulkan Semen Padang untuk lolos ke babak semifinal. Hal itu tak lepas performa menawan tim berjulukan Kabau Sirah itu sepanjang berlaga pada fase grup.
"Tapi kami tidak mau sombong dan akan lebih rendah hati (menyikapi rekor menawan itu). Menghadapi Bhayangkara FC, kami akan tampil sungguh-sungguh untuk mengejar kemenangan ke semifinal," ungkap Nilmaizar, sang pembesut Semen Padang.
Pantas saja jika Nil berkilah untuk tak meremehkan calon lawannya di babak 8 besar ini. Meski datang ke Solo lewat torehan runner-up terbaik di Grup B, skuat Bhayangkara FC diisi oleh sejumlah Timnas U-19 Indonesia.
"Bhayangkara FC banyak anak-anak muda. Mereka akan tampil cepat, motivasi tinggi dan penuh dengan fighting spirit," bebernya.
Para pilar muda potensial seperti Evan Dimas, Ilham Udin Armaiyn, hingga Zulfiandi mampu melebur bersama pemain senior seperti Otavio Dutra dan Firman Utina. Solidnya anak asuh Simon McMenemy ini akhirnya membawa Bhayangkara FC menjadi runner-up terbaik di bawah Arema FC.
"Kami dituntut untuk terus fokus, Introspeksi diri terhadap kelemahan tim untuk bisa bagus menghadapi mereka," eks Pelatih Putra Samarinda itu menambahkan.
Tiga kali bertanding, Marcel Silva Sacramento dan kawan-kawan menorehkan rekor fantastis dengan tak terkalahkan. Semen Padang pun sukses menyapu 9 angka dari tiga kemenangan atas Madura United, Perseru Serui, dan PSCS Cilacap.
Tak hanya itu, gawang yang dikawal Muhamad Ridwan juga masih mencatat clean sheet sepanjang babah penyisihan. Sementara lini depan mereka mencatat produktifitas gol tertinggi lewat capaian 12 gol dalam 3 laga.