Adopsi Gaya Spanyol, Putu Gede Nyaman dengan Strategi Luis Milla
Aroma Spanyol terus tercium dari seleksi Tim Nasional (Timnas) U-22 Indonesia. Setelah pelatih Timnas berasal dari Spanyol, skema permainan yang diinginkan pun sama seperti itu.
Keinginan pelatih Timnas, Luis Milla, memberi asupan gaya Spanyol ke Timnas U-22 mulai dimengerti para pemain, salah satunya I Putu Gede Juni Antara. Pesepakbola berusia 21 tahun ini mengatakan bahwa para pemain seleksi berusaha menyuguhkan efektivitas bermain kaki-ke-kaki ala Negeri Matador.
"Kalau dilatih terus, mudah-mudahan bisa bermain seperti gaya Spanyol," ujar Putu Gede.
Putu mengakui, banyak pelajaran yang bisa diambil dari Milla. Salah satunya adalah permainan bola pendek khas La Furia Roja.
"Pelajaran dapat banyak. Karena dia dari Spanyol, dia suka permainan yang cepat," tutur pesepakbola jebolan Timnas U-19 itu.
Milla juga mengedepankan sepakbola dengan penguasaan bola dan menyerang. Putu juga menginginkan transisi bola antar pemain berlangsung cepat.
"Pelatih (Luis Milla) ingin kita pegang possesion ke depan, terus juga lebih bervariasi untuk pindah bola," lanjutnya.
Soal persaingan di lini kanan pertahanan Timnas, Putu menganggap hal itu menjadi pemacunya untuk unjuk kualitas di depan Milla. Terlebih, pada seleksi kali ini, persaingan di posisi bek sayap kanan semakin sengit dengan hadirnya pemain sekaliber Rudolf Yanto Basna.
"Saya harus meningkatkan performa saya lagi, seperti kecepatan dan lain-lain," tutur Putu Gede.
Putu sempat mengalami cedera ringan dan mengikuti latihan secara terpisah bersama Timnas U-22. Namun, pada seleksi hari ini, pesepakbola kelahiran Gianyar, Bali tersebut mulai kembali gabung latihan bersama rekan-rekannya.