3 Pemain Kunci PBFC Hadapi Arema
Pusamania Borneo FC (PBFC) akan menghadapi Arema FC dalam laga final Piala Presiden 2017 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (12/03/17). Ini merupakan laga perdana kedua tim di edisi final Piala Presiden.
Jelang laga tersebut, kedua tim sudah melakukan persiapan maksimal. Kedua tim mengusung misi untuk bisa merengkuh gelar juara Piala Presiden 2017.
Khusus PBFC, menaklukkan Arema bukan perkara mudah seperti membalikan kedua telapak tangan. Maklum, tim Singo Edan memiliki pemain-pemain belabel bintang, macam Cristian Gonzales, Esteban Vizcarra, Adam Alis Setyano, Arthur Cunha da Rocha, Kurnia Meiga Hermansyah, dan belum lagi gelandang bertahan berpengalaman Ahmad Bustomi.
Untuk itu, tim Pesut Etam telah menyiapkan amunisi terbaiknya. Tim besutan Ricky Nelson memiliki beberapa pemain terbaik di posisinya masing-masing.
Akan tetapi, hanya ada beberapa nama yang menjadi kunci sukses keseluruhan tim Pesut Etam selama mengarungi kerasnya persaingan Piala Presiden 2017. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya yang telah disusun INDOSPORT.
1. Wawan Hendrawan (Kiper)
Nama Wawan Hendrawan mungkin tak sepopuler Kurnia Meiga Hermansyah. Namun belakangan ini, nama kiper berusia 34 tahun itu makin dikenal banyak orang bak roket yang melambung tinggi.
Wawan mampu bermain apik bersama PBFC di pentas Piala Presiden 2017. Kiper kelahiran Brebes ini membuktikan kapasitasnya menjaga gawang tim Pesut Etam.
Di babak penyisihan grup, gawang PBFC dibuatnya menjadi perawan. Kegemilangannya berlanjut kala membawa tim Pesut Etam menaklukkan Madura United FC melalui drama adu tendangan penalti dengan skor 5-4, pada laga babak 8 besar di Stadion Manahan, Solo, akhir Februari lalu. Ia berhasil menepis tendangan terakhir Madura United yang dieksekusi Fachruddin Aryanto.
Gawang PBFC kawalan Wawan baru bisa bobol di laga semifinal saat berjumpa Persib Bandung. Atep, Shohei Matsunaga, dan Vladimir Vujovic adalah aktor yang berhasil menaklukkan Wawan.
Namun secara keseluruhan, penampilan mantan kiper Persita Tangerang ini sangat luar biasa. Ia mampu mengantarkan PBFC ke final Piala Presiden 2017, dan menjadi salah satu kunci keberhasilan tim Pesut Etam.
2. Kunihiro Yamashita (Bek Tengah)
Kunihiro Yamashita adalah pemain kunci lainnya dari PBFC hingga melenggang ke partai final. Pemain berumur 30 tahun itu sangat piawai dalam duel udara dan menjaga pergerakan lawan.
Pemain asal Jepang ini dikenal lugas dalam mengantisipasi pergerakan lawan. Tak ayal, ia selalu menjadi pilihan utama Ricky Nelson di lini belakang sepanjang pagelaran Piala Presiden 2017. Ia selalu bermain membela tim Pesut Etam dari babak penyisihan grup hingga laga semifinal.
3. Asri Akbar (Gelandang Tengah)
Asri Akbar menjadi salah satu dari tiga pemain yang merasakan final Piala Presiden untuk kedua kalinya. Dua nama lainnya adalah Patrich Wanggai (PBFC) dan Syaiful Indra Cahya (Arema FC).
Pemain berumur 33 tahun itu menikmati final Piala Presiden untuk pertama kalinya saat membela Sriwijaya FC bersama Patrich Wanggai dan Syaiful Indra Cahya. Sayang, ia gagal membawa tim Laskar Wong Kito juara usai ditaklukkan Persib Bandung dengan skor 2-0 pada laga final yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, akhir Oktober lalu.
Final kali ini tentunya Asri Akbar tak mau jatuh di lubang yang sama. Ia akan berusaha sekuat tenaga membawa tim Pesut Etam merengkuh gelar juara.
Penampilan moncernya bakal menjadi salah satu kunci sukses PBFC meredam Arema. Ia merupakan salah satu pemain kunci tim Pesut Etam hingga melenggang ke final.
Bagaimana tidak, bertindak sebagai kapten, pola permainan PBFC ada di pundaknya. Ia mengontrol jalannya ritme pertandingan anak-anak asuhan Ricky Nelson. Menurut data dari Labbola, ia sudah mengoleksi tiga assist dan 211 passing akurat dari 6 laga.