Bakal Jadi Kandang SFC, Stadon Bumi Sriwijaya Harus Direnovasi
Stadion Gelora Sriwijaya Jakabari, Palembang, bakal direnovasi akhir tahun ini sebagai salah satu tempat penyelenggaraan Asian Games 2018. Hal tersebut membuat Sriwijaya FC bakal pindah ke Stadion Bumi Sriwijaya.
Namun, untuk bisa memainkan pertandingan Liga 1, tentu Stadion Bumi harus lolos verifikasi dari PT Liga Indonesia Baru. Verifikasi dilakukan pada Selasa (04/04/17).
Dalam verifikasi itu manajemen PT SOM mendapatkan beberapa catatan yang bisa membuat Stadion Bumi Sriwijaya gagal lolos verifikasi untuk saat ini.
Bidang Kompetisi PT LIB, Somad mengungkapkan Stadion Bumi Sriwijaya untuk saat ini belum lolos verifikasi karena masih ada beberapa kekurangan fasilitas.
"Setelah kita lihat memang ada item yang tidak ada. Makanya setelah semuanya ada kita bisa katakan layak," ucapnya.
Item yang ia maksud itu seperti rumput stadion harus diganti, tidak ada ruang untuk awak media, pagar sekeliling stadion harus di tinggikan, dan lampu stadion kurang standar.
"Tadi kita dapat informasi stadion ini akan direnovasi dan akan segera dipenuhi kekurangan itu, Jadi saya rasa tidak ada masalah kedepannya," pungkasnya.
Sementara itu Sekretaris PT SOM Faisal Mursyid menambahkan, anak asuh Osvaldo Lessa akan tetap bermain di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring di awal kompetisi.
"Kita masih gunakan Stadion Jakabaring, saat direnovasi kita pindah ke Stadion Bumi," ujarnya.
Dia menjelaskan, untuk sekarang Stadion Bumi memang dikategorikan belum layak tapi sebelum Stadion GSJ direnovasi, Stadion Bumi lebih dulu direnovasi dan dipastikan akan memenuhi standardisasi dari PT LIB.
"Tadi sudah kita bicarakan apa saja item yang harus ditambah agar layak. Setelah itu kita bisa gunakan stadion Bumi agar SFC bisa berlaga di Palembang. Secepatnya manajemen PT SOM akan langsung berkoordinasi dengan pemegang proyek untuk fokus pada fasilitas yang menjadi sorotan PT LIB,” tandasnya.