Pilkada Ancam Ganggu Laga Perdana Bhayangkara FC
Bhayangkara FC sudah siap menatap Gojek Traveloka Liga 1. Namun persiapan matang Bhayangkara FC untuk mengarungi kompetisi teratas di sepakbola Indonesia ini terancam terganggu.
Akhir pekan mendatang Liga 1 2017 memang akan segera dimulai. Persib Bandung akan menghadapi Arema FC sebagai laga pembuka.
Bhayangkara FC dijadwalkan bakal menjamu Perseru Serui di Stadion Patriot Chandrabhaga, Kota Bekasi. Namun laga perdana The Great Aligator ini terancam batal setelah tidak keluarnya rekomendasi dari kepolisian.
Memang bukan tanpa alasan Kepolisian tidak memberikan rekomendasi dalam laga tersebut. Sebab, pada akhir pekan nanti masih dalam kondisi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Meski bermain di Bekasi, tetapi jarak Bekasi dan Jakarta yang berdekatan disinyalir dapat mengganggu ajang Pilkada DKI Jakarta.
Seperti diketahui, putaran kedua Pilkada DKI akan berlangsung pada 19 April mendatang. Sehingga akhir pekan besok merupakan masa-masa tenang.
Hal tersebut diutarakan oleh Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Gede Widiade. Bagi Gede, Kepolisian setempat sempat tidak menyarankan laga digelar di Bekasi.
"Pihak kepolisian memang tidak memberikan rekomendasi. Jadi besok kami akan rekomendasi ulang kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator Liga 1," ucap Gede, Selasa (11/04/17).
Meski terancam batal, namun Gede mengaku memiliki opsi lain. Dia berharap laga tetap dilaksanakan sesuai jadwal namun lokasi pertandingan dipindahkan.
"Kami mungkin minta digeser saja lokasi laga, bisa ke Solo atau ke mana. Karena kalau harinya yang digeser, suatu saat bisa menumpuk jadwal laga Bhayangkara FC," tandasnya.