x

Kementerian Olahraga Singapura Usut Aliran Dana Panas Rp4,7 Miliar dari FAS ke AFF

Senin, 17 April 2017 16:58 WIB
Editor:
Kementrian olahraga Singapura siap mengusut kasus aliran dana panas dari FAS (PSSI-nya Singapura) ke AFF.

Football Association of Singapore (FAS) atau PSSI-nya Singapura akan diperiksa terkait aliran dana kontroversial ke ASEAN Football Federation (AFF). Pekan lalu, terungkap ada 'uang panas' senilai 500 ribu SGD atau sekitar Rp4,7 miliar.

Dana yang tak sedikit itu disebutkan berasal daru FAS melalui Football Management System (FMS) yang terkumpul di tahun 2014 dan 2015 silam. Uang senilai Rp4,7 miliar itu kabarnya berasal dari total 850 ribu SGD atau Rp8,09 miliar yang merupakan donasi kepada FAS dari pemilik klub Hougang United dan Tion Bahru FC, Bill Ng.

SportSG selaku kementrian olahraga Singapura mencium adanya gelagat tidak benar perihal sumbangan ke AFF itu. Mereka pun meminta detail lebih rinci terkait alasan dana 'sumbangan' tersebut karena dinilai tidak transparan.

"Ada banyak laporan yang masuk, yaitu tentang dana dari dan ke FAS, serta tentu saja sumber dan penanganan dana-dana tersebut," jelas SportSG seperti dilansir The New Paper.

Bill Ng sendiri diketahui merupakan pimpinan Game Changers, salah satu tim yang akan maju di pemilihan Ketua FAS pada tanggal 29 April mendatang. Selain Bill Ng, pesaingnya yakni Team Lim Kia Tong, dipimpin oleh mantan wakil presiden FAS, Lim Kia Tong.

Bill Ng (kanan) pemilik klub Hougang United.

Lim melihat bahwa dana Rp4,7 miliar yang keluar dari rekening FAS dan masuk tabungan AFF tak pernah sama sekali dirundingkan dengan anggota FAS. Ia kemudian meminta kejelasan aliran dana tersebut, sebab itu berasal dari Bill Ng.

"Ini adalah kasus yang serius, membuat saya bertanya-tanya mengenai transparansi finansial di tubuh FAS dan tentu saja kejelasan transaksi, baik itu dari, ke, serta tujuan aliran dana. Tiap transaksi haruslah meninggalkan bukti yang jelas," kata Lim kepada Today.

Lucunya, pihak FAM justru tidak mengakui bahwa donasi ke AFF tidak berasal dari FAS, melainkan Tiong Bahru FC, klub yang dipimpin oleh Bill Ng.

"FAS tidak mendukung FMS secara finansial. FMS mendapatkan dana dari Tiong Bahru FC, lalu dilanjutkan ke AFF, bukan melalui FAS. Kami tidak pernah melakukan rapat terkait dana yang dimaksud," bantah juru bicara FAS kepada Today.

"Uang Rp4,7 miliar itu tidak pernah dimaksudkan untuk didonasikan ke FAS atau kegiatan sepakbola apa pun di Singapura. Jadi perlu kami tekankan bahwa kasus ini bukan tentang FAS menyetujui donasi lalu memfasilitasi ke AFF, karena buat kami lebih baik bantuan uang kami donasikan ke kemajuan sepakbola lokal ketimbang sumbangan tidak jelas ke AFF," lanjutnya lagi.

SingapuraBola Internasional

Berita Terkini