x

Road to Wembley 2017: Menanti Raungan Chelsea di Piala FA

Selasa, 18 April 2017 10:00 WIB
Editor:
Selebrasi Chelsea.

Sebuah kompetisi sepakbola tertua di dunia, Piala FA, telah memasuki babak baru. Pegelaran asal Inggris ini telah memasuki fase semifinal, di mana keempat kompetitor merupakan anggota kasta teratas di Inggris, Liga Primer Inggris.

Pimpinan klasemen sementara Liga Primer Inggris musim ini, Chelsea, menjadi klub terakhir yang menginjakkan kedua kaki mereka di semifinal Piala FA.

Kepastian tersebut diperoleh ketika mereka mengandaskan mimpi Manchester United untuk melangkah lebih jauh di Piala FA, pada partai perempatfinal yang diadakan di Stamford Bridge pada Selasa (14/03/17) silam, di mana tiga klub lainnya (Manchester City, Arsenal, dan Tottenham Hotspur) telah lebih dulu lolos ke babak semifinal.

Gol tunggal gelandang bertahan tuan rumah, N’Golo Kante, dari luar kotak penalti masih terlalu deras untuk dapat dihalau kiper nomor satu di Spanyol, David De Gea. Kemenangan tipis 1-0 atas Setan Merah itu membuat langkah anak asuh Antonio Conte di Piala FA terlihat ‘mudah’.

Skuat Chelsea merayakan gol Kante ke gawang Manchester United.

Bagaimana tidak? Kita kilas balik perjalanan Chelsea yang memulai startnya di minggu awal bulan Januari lalu. Sekadar informasi, dalam peraturan drawing Piala FA, tim-tim kasta pertama dan kedua di Inggris, yang artinya adalah Liga Primer Inggris dan Liga Championship, memulai laga mereka dari putaran ketiga yang terjadi pada awal Januari lalu.

Peraturan dalam putaran Piala FA.

Chelsea, yang merupakan tim Liga Primer Inggris, kala itu menjamu Peterborough United, tim divisi empat Liga Inggris, pada Minggu (08/01/17). Menurunkan tim lapis kedua, anak asuh Antonio Conte menang dengan skor telak 4-1, walau hanya bermain dengan 10 pemain lantaran sang kapten John Terry harus menerima kartu merah di menit 67.

Pedro menjadi bintang kala melawan Peterborough United dengan mencetak dua gol.

Langkah mulus Chelsea pun berlanjut ketika memasuki putaran keempat, di mana mereka saat itu menjamu tim dari Liga Championship, Brentford, pada Sabtu (28/01/17) silam. Menurunkan skuat lapis kedua, The Blues menang dengan skor telak 4-0.

Memasuki putaran kelima (perdelapanfinal) pada Minggu (19/02/17) lalu, Antonio Conte mulai menggunakan beberapa pemain intinya saat berkunjung ke Molineux Stadium, markas Wolverhampton Wanderers. Diego Costa dan Willian membawa Chelsea menang dengan skor 2-0 dan lolos ke putaran perempatfinal Piala FA.

Selebrasi Pedro saat mencetak gol ke gawang Wolverhampton.

Pada babak perempatfinal, seperti yang sudah dijabarkan di atas sebelumnya, Chelsea berhasil mengalahkan rivalnya Manchester United di Stamford Bridge, dengan skor 1-0. Setan Merah menjadi satu-satunya klub yang membuat The Blues kerepotan di rumahnya sendiri, walau sang allenatore Conte telah menurunkan skuat intinya kala itu.

Keperkasaan Chelsea tersebut berhasil membawa mereka hingga memasuki fase semifinal Piala FA kali ini. Melihat hal itu, INDOSPORT merangkum beberapa ulasan menarik The Blues sepanjang keiikutsertaan mereka di Piala FA, serta analisis pemain dan pertandingan di semifinal nanti.

1. Pencapaian Terbaik dan Terburuk Chelsea di Piala FA

Raihan terbaik Chelsea dalam mengikuti kompetisi sepakbola tertua di dunia ini ialah memenangkan kompetisi tersebut sebanyak tujuh kali, dari 12 laga final yang pernah mereka raih.

The Blues pertama kali meraih trofi Piala FA pada musim 1969/70, dengan mengalahkan Leeds United dalam laga ulang dengan skor 2-1, setelah sebelumnya bermain imbang dengan skor 2-2.

Final pertama Chelsea di Piala FA terjadi jauh 55 tahun sebelum mereka meraih trofi pertamanya. Kala itu, The Blues harus bertekuk lutut di hapadan Sheffield United dengan skor 0-3. Itu merupakan kekalahan terbesar kedua Chelsea di laga final Piala FA, setelah kekalahan 0-4 dari Manchester United di partai final Piala FA musim 1993/94.

Sedangkan kekalahan kedua di partai final Piala FA mereka rasakan dari tim yang juga berasal dari Kota London, Tottenham Hotspur. Di musim 1966/67, Chelsea harus mengakui keunggulan Spurs dengan skor 1-2.

Tottenham Hotspur menjuarai Piala FA di tahun 1967 setelah mengalahkan Chelsea dengan skor 1-2.

Kekalahan atas Manchester United dan Tottenham Hotspur di partai final Piala FA bukanlah raihan terburuk mereka di pegelaran tersebut. Adalah saat mereka menelan kekalahan atas Barnsley di babak perempatfinal pada Maret 2008 silam

Kala itu, Chelsea asuhan Avram Grant harus tertunduk lesu di Oakwell Stadium, markas Barnsley, karena gagal lolos ke fase semifinal Piala FA setelah Nicolas Anelka, Joe Cole, Michael Ballack, hingga Michael Essien gagal mencetak gol ke gawang klub Liga Championship tersebut.

2. Pertandingan Terbaik Chelsea di Piala FA

Pertandingan terbaik Chelsea dalam ajang Piala FA terjadi di tahun 2012. Saat itu, dalam laga semifinal Piala FA di Wembley pada Senin (16/04/12), Drogba dkk meluluhlantakkan Tottenham Hotspur dengan skor 5-1.

Kelima gol The Blues dicetak oleh Didier Drogba, Juan Mata, Ramies, Frank Lampard, hingga Florent Malouda. Spurs hanya mampu membalas gol hiburan melalui bintang Real Madrid saat ini, Gareth Bale.

Juan Mata mencetak gol ke gawang Tottenham Hotspur pada laga semifinal Piala FA di tahun 2012.

Padahal, saat itu Chelsea tengah membangun kepercayaan diri mereka pasca keterpurukan di kancah Liga Primer Inggris musim 2011/12, di bawah asuhan Andre Villas Boas.

Dipecatnya Villas Boas pada Maret 2012, dan digantikan oleh Roberto Di Matteo memberikan aura positif, yang mana salah satunya menjuarai Piala FA di tahun tersebut, setelah berhasil mengalahkan Spurs di semifinal, dan mengalahkan Liverpool dengan skor 2-1 di partai puncak.

Di tahun itu pula, Chelsea berhasil menjuarai Liga Champions setelah mengalahkan Bayern Munchen melalui adu penalti di Allianz Arena.

3. Perkiraan Formasi vs Tottenham Hotspur

Di sepanjang keikutsertaan Chelsea di Piala FA musim ini, hanya satu kali Antonio Conte menurunkan pemain intinya, yaitu saat melawan Manchester United di Stamford Bridge pada Selasa (14/03/17) lalu.

Dari empat laga yang mereka lakoni, dua di antaranya Conte menurunkan skuat lapis kedua, yaitu saat mengalahkan Peterborough United dan Brentford. Sedangkan saat melawan Wolverhampton, Conte hanya menurunkan beberapa pemain inti seperti Diego Costa, Eden Hazard, Willian, dan Cesc Fabregas.

Laga melawan Tottenham Hotspur di Wembley pada Sabtu (22/04/17) malam WIB nanti, diprediksi sang allenatore Conte akan menurunkan skuat terbaiknya, guna memuluskan langkah mereka untuk meraih brace gelar juara musim ini.

Formasi Chelsea, Pelatih Antonio Conte.

Perkiraan formasi 3-4-2-1 seperti saat mengalahkan Manchester United sepertinya akan kembali digunakan oleh mantan pelatih Juventus ini. Tiga bek, dengan sekumpulan pemain di lini tengah, termasuk duet gelandang bertahan Kante dan Matic akan menjadi andalan guna meredam Dele Alli dalam berkreasi di lini tengah.

Duo Eden Hazard dan Willian akan membantu Costa di lini depan Chelsea guna mencetak gol. Kenangan manis di tahun 2012 saat mencukur habis Spurs di Wembley dalam laga semifinal Piala FA pastinya ingin mereka ulangi lagi.

Conte paham betul, dengan memenangkan Piala FA ini, serta meneruskan konsistensinya di Liga Primer Inggris untuk meraih brace gelar juara di tahun pertamanya, akan memberikan catatan yang bagus dalam CV-nya sebagai seorang pelatih. Dan, bukan tidak mungkin Roman Abramovich akan menjadikan Conte sebagai pelatih idamannya, menggantikan Mourinho.

4. Player to Watch

Walau hanya dua kali tampil dalam empat ajang yang diikuti Chelsea dalam ajang Piala FA musim ini, Eden Hazard tetap menjadi sosok yang menonjol pada laga semifinal melawan Tottenham Hotspur nanti.

Pemain Timnas Belgia itu paham betul seluk-beluk rival sekotanya tersebut. Hazard setidaknya telah melawan Spurs sebanyak 11 kali bersama Chelsea, dengan lima kali meraih kemenangan, empat imbang, dan dua kali kalah.

Selebrasi Eden Hazard kala mencetak gol ke gawang Manchester United, Oktober 2016 lalu.

Tingkat kreativitas dirinya di atas lapangan dipastikan mampu membuat pertahanan Spurs kewalahan, belum lagi duetnya bersama Willian dalam memberikan celah-celah yang manis kepada Costa, pastinya akan menjadi mimpi buruk untuk anak asuh Mauricio Pochettino kelak.

Hazard sendiri pada musim ini telah mencetak 14 gol dan 6 assists dari 35 laga yang telah dilakoninya. Uniknya, gelandang serang berusia 26 tahun itu belum pernah mencetak gol dan assist di ajang Piala FA.

WillianChelseaDiego CostaEden HazardTottenham HotspurAntonio ContePiala FABola Internasional

Berita Terkini