Kemenpora Buka Suara Terkait Insiden Pemukulan Abduh Lestaluhu ke Pemain Bhayangkara FC
Sekretaris Menteri (Sesmen) Kemenpora, Gatot Dewa Broto menyebut jika kasus pemukulan yang dilakukan Abduh Lestaluhu pada pemain asing Bhayangkara FC, Thiago Furtuoso harus diberikan sansksi yang setimpal atas perbuatannya tersebut. Gatot berharap PSSI memberikan sanski yang sesuai dan tak perlu berlebihan untuk Abduh.
Sebelumnya, Komisi Disiplin (Komdis) mengganjar hukuman larangan bertanding sebanyak empat laga untuk penyerang PSM Makassar, Ferdinand Sinaga, yang sebelumnya menempeleng kepala pemain Persela, Ivan Carlos, akibat kesal gagal merebut bola dalam pertandingan.
"Dalam konteks tidak melulu berlebihan menerapkan sanksi, yang terpenting mengikuti regulasi kalau kejadiannya apa sanksinya apa. Tidak perlu sampai sanksi seumur hidup seperti kemarin Ferdinand, saat ini berani tidak PSSI menerapkan seperti itu," ujar Gatot saat ditemui di Kantor Kemenpora, Selasa (05/02/17).
"Intinya jangan terlalu berlebihan dan ikuti saja regulasinya saat ini PSSI diuji untuk berani tidak menerapkan regulasi itu," tambahnya.
Abduh masih menanti keputusan sanksi dari Komdis PSI atas pelangaran yang dilakukannya terhadap Thiago Furtoso dalam laga lanjutan pekan ketiga Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Patriot, Kota Bekasi, Sabtu (29/04/17), lalu. Kelakuan buruk Abduh di atas lapangan langsung diganjar kartu merah oleh wasit yang memimpin pertandingan tersebut.