Pelatih Persija Tak Tahu Dapat Tekanan di Sosial Media
Kekalahan dari Persela Lamongan membuat Persija Jakarta mendekati jurang degradasi klasemen sementara Gojek Traveloka Liga 1. Saat ini, Persija terpuruk di peringkat ke-15 dengan raihan empat poin.
Hal itu membuat lini masa media sosial, terutama Twitter, dipenuhi oleh protes dari pendukung Macan Kemayoran. Kebanyakan dari mereka, menuntut pelatih Stefano Cugurra Teco untuk mundur dari jabatannya.
Ditanyai soal suara sumbang dari media sosial tersebut, Teco malah belum tahu perihal protes itu.
"Saya tidak tahu suara (protes di media sosial) dari mana. Suara media sosial tidak ada di stadion, mungkin suara media sosial dari suporter atau tim lain. Saya juga punya media sosial, tapi saya tak baca sama sekali. Karena saya tahu ini benar-benar buat pusing. Bukan buat perbaiki tim,” ujar Teco dalam sesi jumpa pers di Stadion Surajaya, Rabu, (10/05/17).
"Tapi media yang benar-benar adalah media yang setiap hari bekerja di lapangan. Saya benar-benar respek. Tapi media sosial, maaf, saya sudah lama di Liga Thailand, di sana tidak ada seperti itu,” tambahnya.
Grafik Persija dalam lima laga awal Liga 1 cenderung menurun. Membuka kompetisi dengan kemenangan, Macan Kemayoran kemudian meraih hasil seri sekali dan menelan tiga kekalahan beruntun.
Persija kini bersiap melakoni dua laga kandang melawan Mitra Kukar dan Bali United pada 14 dan 21 Mei mendatang. Pertandingan selanjutnya bakal menjadi momentum Macan Kemayoran untuk bangkit.