Ramadan ala Adam Alis: Makanan Kesukaan dan Soal Jodoh Saat Lebaran
Gelandang Arema FC, Adam Alis Setyano mengungkapkan menu kesukaannya selama Bulan Ramadan. Pesepakbola berusia 23 tahun tersebut selalu rindu dengan masakan ibunda.
“Menu sahur saya biasanya tomat dijengkolin dan itu ibu yang buat. Kalau berbuka, gorengan dan sop buah,” tutur Adam ketika dihubungi INDOSPORT, Rabu, (31/05/17).
Adam tak bakal menyia-nyiakan kesempatan ‘mudik’ ke ibu kota kala Arema FC dijamu Persija Jakarta di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat, (02/06/17). Saat sampai rumah nanti, Adam berencana bakal melumat dengan lahap masakan sang ibunda.
“Alhamdulillah sebentar lagi lawan Persija. Saya sudah pesan ke ibu saya kalau pulang dimasakin masakan itu,” cerita Adam.
Mantan pemain Barito Putera itu mengaku ibadah puasa kali ini dijalaninya tanpa hambatan. Apalagi, Adam memiliki waktu istirahat yang cukup.
“Alhamdulillah lancar. Karena tidak begitu sibuk,” ungkap Adam.
“Tidak ada perbedaan yang mencolok puasa di Malang atau pun di Jakarta. Mungkin kalau di Malang saya lebih mandiri, kalau sahur beli makanan sendiri,” tambahnya.
Tinggal sendirian di Kota Apel tak jadi masalah buat Adam. Dirinya malah menganggap bahwa hidup merantau jauh dari orang tua membuatnya belajar mandiri.
“Sekarang saya nge-kost jadi apa-apa sendiri. Ternyata nikmat juga hidup seperti ini,” tutur pesepakbola kelahiran Jakarta tersebut.
Untuk urusan makanan berbuka, Adam memberi tahu bahwa Singo Edan tidak melarangnya untuk menyantap segala jenis makanan. Yang terpenting, Adam dapat menjaga kebugaran serta kondisi fisik agar tetap optimal.
“Tidak ada pantangan untuk buka puasa, yang penting tanggung jawab saja,” jelas pemain dengan nomor punggung 18 ini.
Adam sungkan ketika ditanya soal rencana berumah tangga dengan kekasihnya. Ditanyai soal kemungkinan Ramadan tahun depan sudah ada istri yang menemani, pemain terbaik Piala Presiden 2017 tersebut Adam masih malu-malu untuk mengungkapkannya.
“Hahaha, tidak ada pertanyaan lain? Inginnya sih seperti itu, tapi apa daya belum kesampaian,” seloroh Adam.