Setelah Djanur, Umuh Pertimbangkan Mundur dari Persib
Kekalahan Persib Bandung dari Bhayangkara 0-2 tidak hanya membuat Djadjang Nurdjaman melepas jabatannya sebagai pelatih tim Maung Bandung. Sang manajer tim, Umuh Muchtar pun berencana akan melakukan hal yang sama.
Bahkan pria yang akrab disapa Pak Haji ini tidak hanya mengundurkan diri sebagai manajer tim, namun juga akan melepas jabatannya sebagai komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).
"Tidak menutup kemungkinan saya sendiri mundur. Karena yang terpenting tim baik dan mudah-mudahan lebih baik," ujar Umuh saat ditemui di kediamannya di Jalan Kiaracondong, Bandung, Senin (05/06/17).
|
Baca Juga: |
|---|
Umuh enggan memaksakan jabatannya apabila sudah tidak mendapatkan dukungan terutama dari suporter kebanggaan Persib, Bobotoh.
"Kalau harus mundur ya mundur, saya tidak mau memaksakan. Saham saya yang tidak besar juga akan diambil kalau saya berhenti," tegasnya.
Untuk itu, Umuh akan menyerahkan sepenuhnya tim kebanggaannya ini ke manajemen meski keputusan tersebut cukup memberatkannya.
"Saya masih memikirkan kalau mundur seperti tidak bertanggung jawab, saya juga harus tanya dulu ini siapa yang bertanggung jawab, kalau sampai terjadi, saya juga harus membentuk dulu dengan saya tidak ada takutnya nanti kalau tidak siap dalam situasi seperti ini," katanya.
"Yang nomor satu jangan sampai mengganggu pemain, dan pemain juga tetap tabah, yang namanya manajer atau pelatih pasti ada hujatan pelatih dulu, kemarin Atep sampai digitu-gitukan saya juga sedih, karena Atep juga punya jasa buat Persib, Atep sampai dikata-katain kotor," tambahnya.
"Saya harus tetap menenangkan pemain, memberikan motivasi, anak-anak tetap siap menghadapi cobaan ini. Mudah-mudahan kalaupun nanti saya tidak ada, Djajang Nurdjaman tidak ada, walaupun terseok-seok tidak menutup Persib jadi juara, masih ada waktu, kita baru kalah dua kali," tutupnya.