x

3 Alasan MU Lakukan 'Blunder' Saat Rekrut Victor Lindelof

Senin, 12 Juni 2017 16:30 WIB
Editor: Cosmas Bayu Agung Sadhewo
Victor Lindelof, pemain anyar Manchester United

Manchester United belum lama ini telah mengumumkan bahwa mereka telah merekrut bek Benfica, Victor Lindelof. Pemain berusia 22 tahun itu datang dengan harga yang cukup tinggi, yakni 35 juta euro atau sekitar Rp522 miliar.

Hanya menyisakan tes medis serta melengkapi berbagai dokumen yang dibutuhkan, pemain Tim Nasional (Timnas) Swedia itu akan resmi diperkenalkan di hadapan publik Old Trafford saat bursa transfer dibuka pada bulan Juli nanti.

Baca Juga:

Sebelumnya, Lindelof memang selalu dikait-kaitkan kepindahannya ke MU di bursa transfer musim dingin lalu. Namun, proses transfer tersebut urung terjadi karena berbagai alasan. Bek kelahiran 17 Juli 1994 itu merupakan salah satu bek berbakat di kancah Eropa.

Victor Lindelof saat masih memperkuat Benfica.

Namun, terdapat beberapa kejanggalan ketika Setan Merah mendatangkan ‘The Next Rio Ferdinand’ tersebut ke Old Trafford. Kejanggalan tersebut bukan pada proses transfer sang pemain, melainkan akan kebutuhan tim ketika mendatangkan Lindelof.

Selebrasi Victor Lindelof (Benfica) merayakan kemenangan saat mencetak gol ke gawang Sporting Lisbon.

Melihat hal ini, INDOSPORT mencoba merangkum 3 kemungkinan Jose Mourinho melakukan ‘blunder’ ketika memborong Lindelof ke Manchester United.


1. Kedatangan Lindelof Dianggap 'Mubazir'

Victor Lindelof ketika masih memperkuat Benfica.

Lindelof yang merupakan pemain bertahan, datang ke Manchester United dengan ekspektasi tinggi. Dirinya diharapkan mampu berkontribusi dengan Eric Bailly dalam menjaga pertahanan Setan Merah di kompetisi 2017/18 mendatang.

Namun, sebuah pertanyaan muncul perihal kegunaan Lindelof di atas lapangan. Bukan mempertanyakan akan kemampuannya di atas lapangan, namun benarkah Lindelof merupakan pemain yang dibutuhkan Mourinho saat ini?

Pasalnya, dilihat dari kompetisi Liga Primer Inggris musim 2016/17 lalu, Setan Merah menjadi tim kedua yang paling sedikit mengalami kebobolan dengan 29 gol, hanya kalah dari Tottenham Hotspur yang kebobolan 26 gol.

Padahal Skuat Setan Merah kala itu banyak dibekap cedera, terutama dari sektor lini belakang. Nama seperti Marcos Rojo, Luke Shaw, hingga Eric Bailly pernah mengalami cedera pada musim lalu.


2. Biaya Lindelof Dapat untuk Menambah Biaya Penyerang Baru

Bek andalan Benfica, Victor Lindelof.

Harga 35 juta euro, atau sekitar Rp522 miliar yang dikeluarkan oleh manajemen Setan Merah untuk Lindelof sejatinya dapat digunakan untuk keperluan yang lain, seperti membeli penyerang baru.

Pasalnya, Manchester United pada musim 2016/17 kerap kali mandul di lini depan. Hal tersebut terbukti dengan seringnya mereka meraih hasil imbang di Liga Primer Inggris.

Tercatat, di antara 7 tim teratas klasemen akhir Liga Primer Inggris musim lalu, Setan Merah menjadi tim dengan jumlah memasukkan paling sedikit, yakni 54 gol.

Biaya 35 juta euro dapat saja mereka gunakan untuk menambah biaya pembelian Alvaro Morata, yang kabarnya mencapai angka 70 juta euro. Atau membeli 1 penyerang baru dari Lazio, Felipe Anderson, yang memiliki nilai kontrak 37 juta euro.


3. Minim Pengalaman namun Harga Tinggi

Bintang Benfica, Victor Lindelof setuju bergabung dengan Manchester United.

Kembali, harga menjadi persoalan kemungkinan ‘blunder’ yang dilakukan Manchester United saat mendatangkan Victor Vindelof. Pasalnya, harga 35 juta euro dinilai terlalu mahal untuk seorang pemain berusia 22 tahun.

Selain itu, Lindelof juga masih minim akan pengalaman. Dirinya memang kuat di lini pertahanan, namun hal itu hanya terlihat di kompetisi domestik Liga NOS Portugal.

Liga Primer Inggris dan Liga NOS Portugal jelas memiliki kualitas yang berbeda. Selain dari sisi permainan, para pemain yang bermain di Liga Primer Inggris pun memiliki kemampuan yang jauh berbeda.

Dalam hal ini, Manchester United dapat dikatakan melakukan perjudian dengan mendatangkan pemain muda namun minim pengalaman.

Bursa TransferManchester UnitedBenficaBola InternasionalVictor Lindelof

Berita Terkini