4 Aspek Positif Pasca Juventus Datangkan De Sciglio
Pada Kamis (20/07/17) lalu, raksasa Italia, Juventus mengumumkan secara resmi kedatangan pemain barunya di bursa transfer jelang kompetisi musim 2017/18.
Pemain tersebut adalah Mattia De Sciglio. Dengan nilai transfer sebesar 12 juta euro (sekitar Rp185 miliar), Bianconeri sukses mendatangkan pemain berusia 24 tahun itu dari AC Milan.
Sedikit informasi De Sciglio sendiri menjalani debutnya bersama Milan pada tahun 2012 lalu. Bersama Rossoneri, De Sciglio mencatatkan total 133 penampilan dan mengukir 5 assists di semua kompetisi.
|
Baca Juga |
Tak hanya kinclong bersama klub, De Sciglio juga menjadi pilar penting di skuat utama Timnas Italia. Bersama Italia, De Sciglio sudah mencatatkan total 31 caps dan menjadi pilihan pertama Antonio Conte selama gelaran Euro 2016.
Lebih dari itu semua, kedatangan De Sciglio itu diharapkan bisa mendatangkan empat dampak positif. Berikut INDOSPORT merangkum empat dampak positif dari keputusan Juventus mendatangkan pemain kelahiran 20 Oktober 1992 tersebut.
1. Pemain yang Sesuai Kebutuhan Tim
Setelah semusim memperkuat Nyonya Tua, Dani Alves memutuskan untuk hengkang. Klub asal Prancis, Paris Saint-Germain pun ia pilih untuk menjadi pelabuhan pemain asal Brasil tersebut.
Kepergian Alves tersebut pun membuat sebuah lubang di kubu Juventus yang minim pemain di posisi bek kanan. Memang mereka memiliki satu pemain di posisi itu, yakni Stephan Lichtsteiner.
Namun, bila Lichtsteiner cedera, Juventus tentunya akan direpotkan mencari pengganti. Selain itu, performa Lichtsteiner semakin menurun karena faktor usia. Lihat saja, di musim 2016/17 lalu, ia tercatat hanya tampil 30 kali di semua kompetisi.
Kedantangan De Sciglio ini pun seperti menjawab kerisauan itu. Dirinya bisa jadi pelapis bagi Lichtsteiner atau pun sebaliknya.
2. Variasi Lini Belakang
Sudah bukan rahasia lagi, bahwa Juventus merupakan salah satu klub Eropa yang memiliki pertahanan kuat. Namun, jelang musim 2017/18 keadaan itu mulai diragukan setelah kepergian Dani Alves dan Leonardo Bonucci.
Kepergian dua pemain lini belakang itu pun sempat membuat finalis Liga Champions 2016/17 itu diragukan akan banyak melakukan perubahan formasi, khususnya di lini belakang. Namun, kedatangan De Sciglio bisa menjadi solusi.
Kehadiran De Sciglio menjadi punya beragam pilihan formasi lini belakang berbeda saat menghadapi pertandingan sepanjang musim 2017/18 mendatang.
Bila menggunakan formasi empat orang bek, De Sciglio bisa ditempakan di posisi bek kanan bersama dengan Giorgio Chiellini, Andrea Barzagli sebagai full back, dan Alex Sandro atau Kwando Asamoah di sisi kiri.
Sedangkan bila menggunakan formasi tiga bek, De Sciglio bisa ditaruh di posisi sayap kanan. Aleggri bisa memilih antara Chiellini, Barzagli,Filippo Romagna, Medhi Benatia, dan Daniel Rugani. Pilihan itu pun disesuaikan dengan kondisi para pemain dan kebutuhan tim. Bila dalam keadaan tim lawan menekan, De Sciglio dengan kecepatannya bisa berlari untuk membatu pertahanan.
3. Bukti Regenerasi Skuat Juventus
Dalam bursa transfer jelang kompetisi musim 2017/18 ini, ada satu hal tentang Juventus yang menarik perhatian, yaitu tengah terjadi perombakan besar-besaran. Juventus yang sebelumnya identik dengan klub pemain-pemain tua, mulai beralih menuju ke klub yang dihuni pemain muda yang memiliki masa depan panjang.
Terbukti dengan dilepasnya Bonucci dan Alves yang sudah berkepala tiga. De Sciglio pun seolah menjadi bukti nyata bahwa Juventus mulai ingin mengisi skuatnya dengan pemain-pemain muda, setelah sebelumnya mendatangkan Rodrigo Bentancur dan Douglas Costa yang masih berusia di bawah 30 tahun.
Tidak hanya itu, bahkan pemain yang tengah diisukan selangkah lagi bergabung dengan Juventus dari Fiorentina, Federico Bernardeschi juga tercatat masih berusia 23 tahun.
4. Cara Allegri Menyolidkan Tim
Pada kompetisi musim 2016/17 lalu, Allegri bisa dibilang kerap terlibat perselisihan dengan para pemainnya. Contohnya seperti Bonucci yang beberapa kali terlihat memprotes keputusan Allegri, hingga puncaknya ia memilih untuk hengkang ke Milan.
Kenyataan tersebut jelas membuat mulai muncul jarak antara Allegri sebagai pelatih dengan para penggawa Bianconeri. Disinalah kehadiran De Sciglio seolah bisa menjadi jalan keluar untuk mengatasi masalah tersebut.
Tidak perlu disembunyikan lagi, De Sciglio sudah pernah punya pengalaman bagus dengan Allegri. De Sciglio pernah merasakan dilatih oleh pelatih Juventus saat ini, Massimiliano Allegri. Kala itu De Sciglio dan Allegri masih sama-sama membela Milan dan di sana, Allegri memberikan De Sciglio kesempatan bermain sebanyak 46 kali dan mengukir 3 assists.
Pengalaman bersama antara keduanya pun diharapkan bisa menaruh harapan pada De Sciglio agar bisa menjadi 'orang dalam' guna mengetahui informasi atau isu-isu yang sedang berkembang di antara pemain Juventus.