x

Ini Alasan PSSI dan Satlak Prima Beda Target di SEA Games 2017

Kamis, 27 Juli 2017 12:47 WIB
Editor: Herry Ibrahim
Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto (kanan) saat bertemu Waketum PSSI, Joko Driyono (tengah) di Kantor Kemenpora.

Federasi Sepakbola Indonesia, PSSI dan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) ternyata memiliki target yang berbeda mengenai raihan prestasi Tim Nasional (Timnas) U-22 Indonesia pada SEA Games 2017 di Malaysia pada Agustus mendatang.

Pemain Timnas U-22 tengah membawa bola saat laga uji coba melawan Persita Tangerang.

Jika PSSI menginginkan medali emas atau menjadi juara, maka Satlak Prima hanya memberikan target untuk meraih posisi kedua atau medali perak.

Hal itu diungkapkan oleh Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto. Menurutnya perbedaan target tersebut berdasarkan indikator atau raihan Timnas Indonesia pada Piala AFF 2016 lalu. Namun, perbedaan target itu tidak menjadi masalah namun sudah sesuai dengan realita atau penilaian masing-masing instansi.

Baca Juga

"Timnas U-22 memang ditargetkan meraih emas oleh ketua umum PSSI. Namun dari Satlak Prima itu memberikan target medali perak, indikatornya dari hasil Piala AFF 2016 lalu," tutur Gatot S. Dewa Broto.

"Perbedaan target ini bukan masalah setuju atau tidak setuju. Tapi, Satlak Prima memang punya indikatornya sendiri," sambungnya.

Skuat Timnas U-22.

Pada SEA Games 2017 nanti, Timnas U-22 Indonesia berada grup neraka bersama dengan Thailand, Vietnam, Filipina, Timor Leste, dan Kamboja. Evan Dimas dan kawan-kawan diprediksi akan bersaing ketat dengan Thailand dan Vietnam untuk melapangkan jalan ke babak semifinal SEA Games 2017, karena hanya ada dua tim dari Grup B dan Grup A yang berhak lolos ke babak empat besar.

Joko DriyonoGatot S Dewa BrotoTimnas U-22SEA Games 2017

Berita Terkini