x

Persegres Dalam Kondisi Terluka saat Hadapi Persib Bandung

Minggu, 20 Agustus 2017 03:34 WIB
Kontributor: Gita Agiet | Editor: Gregah Nurikhsani Estuning
Hanafi pelatih Persegres gresik United.

Persegres Gresik United dalam kondisi terluka dalam menghadapi Persib Bandung di laga lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 2017 yang akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Minggu (20/8/2017). Selain berada di dasar klasemen, pasukan dari tim berjulukan Laskar Joko Samudro tersebut dikabarkan belum menerima gaji bulanan.

Namun demikian, pelatih Persegres, Hanafi memastikan kondisi tersebut tidak menjadikan motivasi pemainnya dalam bertanding menurun. Sebaliknya para pemainnya akan tetap berjuang mencari kemenangan apalagi lawan yang dihadapi adalah Persib Bandung.

Baca Juga
Hanafi (kanan) ditemani Andre Putra Wibowo di sesi konferensi pers.

"Memang situasi kita seperti ini. Tapi saya kira pemain profesional, kalau sudah di lapangan tidak akan kepikiran. Mungkin setelah pertandingan kepikiran lagi," ungkap Hanafi, dalam press conference sebelum laga di Graha Persib, Sulanjana Bandung, Sabtu (19/08/17).

Sebagai keseriusannya, manajemen pun telah mendatangkan dua pemain tambahan yakni Sasa Zecevic dan Yusuke Kato. Keduanya didatangkan untuk menggantikan pemain asing sebelumnya Goran Gancev dan Choi Hyun-yeon. 

"Saya hanya berharap pemain bisa konsentrasi. Karena kita selalu kecolongan di menit akhir. Waktu putaran pertama lalu kita kurang bagus di menit akhir sehingga Persib bawa pulang tiga poin. Arema juga begitu, kita kecolongan di menit akhir. Mudah-mudahan di laga nanti tidak terjadi," harapnya. 

Gelandang Persegres, Andre Putra Wibowo membenarkan bahwa saat ini dirinya bersama rekan-rekan setimnya sudah menyatakan kesiapannya untuk tampil maksimal di laga nanti.

"Secara mental, fisik juga sudah siap. Kita juga sudah latihan dalam menghadapi Persib ini. Kita jauh-jauh kesini (Bandung), tentunya ingin bawa poin," harap Andre.

Persegres Gresik UnitedPersib BandungLiga IndonesiaLiga 1

Berita Terkini