Gaji Neymar di PSG Dijadikan 'Alat' oleh Agen Pemain City
Agen Kevin De Bruyne dikabarkan akan menjadikan gaji milik Neymar di Paris Saint-Germain sebagai panduan untuk melakukan negosiasi dengan Manchester City terkait kontrak baru sang pemain.
Pemain berusia 26 tahun itu kini masih terikat kontrak di Etihad Stadium hingga 2021 mendatang. Menurut laporan dari Telegraph (18/10/17), De Bruyne yang sudah menjalani musim ini dengan baik bersama City kemungkinan besar akan memunculkan kesepakatan baru bersama tim.
Lebih lanjut dikabarkan bahwa kesepakatan yang sudah ada dengan De Bruyne senilai 6 juta poundsterling atau sekitar Rp106,8 miliar per tahunnya. Namun, angka itu bisa bertambah menjadi 15,6 juta pounds (Rp277,8 miliar) per tahun dengan perkiraan bonus.
Selain itu, kemungkinan pula De Bruyne akan bisa melipatgandakan penghasilannya di City dan memperoleh kesepakatan dana mencapai 600 ribu pounds atau Rp10,6 miliar per minggunya, termasuk bonus. Angka tersebut diperhitungkan dengan menilik pada penghasilan pemain termahal di dunia itu bersama PSG.
Pernyataan itu diungkapkan langsung oleh agen pemain, Patrick De Koster. Dirinya menuturkan bahwa gaji Neymar bisa menjadi alat bagi mereka untuk menentukan kesepakatan bersama The Citizens.
- Gagal Cetak Gol, Aksi Heroik Lloris atau Blunder Fatal Benzema?
- Para Pemain Terlibat Pertengkaran, Man City Pecah?
- Mourinho Beberkan Kondisi Tim Jelang Laga Kontra Benfica
- Bikin Ngilu! Gunakan Alat Kelamin, Kiper Jerman Lakukan Penyelamatan Gemilang
- Bukti 'Cinta' Cristiano Ronaldo pada Liga Champions
"Dalam beberapa bulan mendatang, saya akan bertemu dengan City untuk mengetahui bagaimana meningkatkan dan memperpanjang kontraknya (Kevin De Bruyne)," jelas sang agen kepada salah satu stasiun radio di Italia, Radio CRC.
"Gaji dia? Saya tidak bisa bilang. Namun, jika Anda berpikir apa yang Neymar dan (Kylian) Mbappe dapatkan di PSG, Anda bisa membayangkannya," lanjutnya.