x

Jelang Piala Dunia 2018, Messi Jadi Target Teror ISIS

Rabu, 25 Oktober 2017 08:38 WIB
Penulis: Annisa Hardjanti | Editor: Lanjar Wiratri
Poster Lionel Messi dalam penjara.

Baru-baru ini, kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menebar teror kembali lewat propaganda mereka menjelang diselenggarakannya Piala Dunia 2018 di Rusia nanti. 

Kali ini, bintang Argentina, Lionel Messi, menjadi korban ancaman mereka lewat poster propaganda yang tersebar di situs teror milik ISIS. 

Poster Lionel Messi dalam penjara.

Terlihat dalam poster tersebut, Messi nampak berada di balik jeruji penjara sambil mengeluarkan air mata berupa darah. Di samping gambar Messi, ISIS turut menautkan kalimat ancaman pada bintang Barcelona tersebut. 

"Anda melawan negara yang tak memiliki kata kegagalan dalam kamus mereka," tulis kalimat tersebut dalam poster yang didominasi warna hitam itu. 

Baca Juga

Propaganda ini menjadi yang kedua kalinya dilakukan oleh ISIS usai ancaman yang ditebarkan oleh mereka pada fans sepakbola Inggris yang bersiap untuk perjalanan mereka ke Piala Dunia. 

ISIS mengancam Piala Dunia Rusia 2018.

Tak hanya poster Messi, ISIS juga membuat poster berlogo Rusia 2018 dengan model seorang tentara militan mereka berpose bersama senjata. Dalam tulisan Arab, mereka menuliskan 'Tunggu Kami'. 

Pihak berwenang melihat hal tersebut sebagai sebuah ancaman serius, terlebih lagi kelompok radikal tersebut menyasar pada ajang sepakbola internasional terbesa sekelas Piala Dunia.

Tak hanya sampai disitu, poster-poster lain terkait ancaman ISIS juga terus beredar. Semua ancaman tersebut merujuk pada kompetisi yang akan digelar 15 Juli 2018 tersebut. 

ISIS mengancam Piala Dunia Rusia 2018.

"Hai musuh-musuh Allah di Rusia, saya bersumpah bahwa api mujahidin akan membakar mereka, tunggu saja," kata-kata dalam poster lainnya. 

Sebelum Piala Dunia 2018, ajang sepakbola Euro 2016 juga sempat dihebohkan dengan isu terorisme yang dilancarkan oleh kelompok-kelompok terorisme militan tersebut. 

ArgentinaLionel MessiPiala DuniaISIS

Berita Terkini