x

Selain Lilipaly vs Comvalius, Ini 7 Pertengkaran dalam Satu Tim Sepakbola

Selasa, 7 November 2017 06:17 WIB
Editor:

Dua pemain Bali United, Stefano Lilipaly dan Sylvano Comvalius terlibat perselisihan saat menjalani laga kontra PSM Makassar di pekan ke-33 Gojek Traveloka Liga 1 Indonesia, Senin (06/11/17). Pada laga yang berlangsung di Stadion Andi Mattalatta, Makassar itu, kedua pemain terlibat cekcok.

Insiden itu terjadi pada menit ke-40, saat Lilipaly melakukan penetrasi dari sisi kanan pertahanan Juku Eja. Saat itu, Lilipaly diketahui langsung melepas tendangan kencang yang sayangnya masih menyamping dari gawang PSM.

Comvalius yang berada di depan gawang diduga sedang menunggu umpan yang akan diberikan oleh Lilipaly. Mengetahui Lilipaly tak berikan bola kepadanya, Comvalius kesal dan langsung mendorong tubuh Lilipaly. Tidak terima diperlakukan kasar oleh Comvalius, gelandang Timnas Indonesia itu pun kembali mendorong rekannya itu dan terjadi adu jotos.

Baca Juga

Uniknya, tidak hanya pemain Bali United saja yang mencoba menghentikan pertengkaran itu. Pemain tim lawan seperti Rizky Pellu dan Zulham Zamrun juga ikut melerai kedua pemain tersebut.

Beruntung, pertengkaran yang terjadi itu tidak sampai membuat wasit Murzabekov Eldos mengeluarkan peringatan berupa kartu kuning bagi tim tamu.

Mengingat akan hal tersebut, nyatanya tidak hanya dua pemain Bali United itu saja yang pernah mengalami adu jotoh sesama tim di atas lapangan. Berikut INDOSPORT rangkum beberapa kejadian yang melibatkan pertengkaran antar pemain dalam satu tim di atas lapangan.


1. Ade Bayor vs Bendtner (Arsenal)

Emmanuel Adebayor dan Nicklas Bendtner saat bertengkar

Pada 2008, Adebayor menanduk rekan setimnya, Bendtner saat bermain tandang melawan Tottenham Hotspur. Sebelumnya, Bendtner diduga mengacungkan jari kepada Adebayor.

Namun, alasan utama dari perseteruan mereka adalah penolakan Bendtner untuk melepas sepatunya di ruang ganti Arsenal, yang merupakan persyaratan untuk semua pemain.

Adebayor beruntung terhindar dari hukuman FA menyusul bukti video dianggap tak meyakinkan. Arsenal akhirnya kalah 5-1 pada laga tersebut. Insiden itulah yang menyebabkan kepergian Adebayor ke Manchester City pada tahun berikutnya.


2. Robben vs Ribery (Muenchen)

Frank Ribery dan Arjen Robben saat bertengkar

Ribery menjadi bintang lapangan pada laga semifinal Liga Champions melawan Real Madrid pada 2012. Namun, insiden terjadi saat Muenchen harus memutukan siapa yang harus mengambil tendangan bebas menjelang akhir babak pertama.

Ketika mereka sampai di ruang ganti di babak pertama, Ribery tampaknya menekan Robben setelah terjadi penghinaan dan rekan satu tim mereka harus campur tangan. Ribery pun dianggap bersalah atas kejadian tersebut. Untungnya Muenchen memenangkan pertandingan.


3. Lehman vs Amoroso (Borussia Dortmund)

James Lehman vs Amoroso ketika bertengkar

Jens Gerhard Lehmann adalah mantan kiper dari Borussia Dortmund. Marcio Amoroso ialah penyerang asal Brazil yang bermain untuk Dortmund pada tahun 2003.

Pada 2003, Lehmann terlihat marah selama pertandingan melawan Schalke. Setelah Dortmund kebobolan gol, Lehmann merasa bahwa Amoroso adalah orang yang patut disalahkan. Lehmann kemudian mendorong rekan setimnya itu dengan emosi.


4. Carragher vs Arbeloa (Liverpool)

Jamie Carragher dan Alvaro Arbeloa ketika bertengkar

Ada sebuah kejadian memalukan ketika dua bek Liverpool, Jamie Carragher dan Alvaro Arbeloa, berselisih di lapangan. Namun manajer The Reds, Rafa Benitez, tak menyoalnya.

Peristiwa itu terjadi saat Liverpool mengunjungi markas West Bromwich Albion, Minggu (17/05/09). Meski menang 2-0 peristiwa perkelahian yang melibatkan Carragher dan Arbeloa tak terelakkan.

Dua bek Liverpool ini terlibat perkelahian selama pertandingan melawan West Brom pada 2009. Carragher menyalahkan Arbeloa karena membiarkan pemain lawan bergerak bebas di tiang jauh. Setelah pertandingan, Carragher menjelaskan kepada Arbeloa bahwa tim tak ingin kemasukan gol. 


5. Fuller vs Griffin (Stoke City)

Fuller vs Griffin ketika bertengkar

Pertahanan yang buruk dari kapten Stoke City, Griffin membuat West Ham berhasil menyamakan kedudukan selama pertandingan pada 2008. Fuller pun tak senang dan memutuskan untuk menunjukkan responnya dengan cara yang paling dramatis.

Stoke hendak memulai kembali pertandingan namun Fuller berjalan dari tengah lapangan menuju posisi bek kanan yang ditempati rekan setimnya, Griffin dan menampar wajah rekannya itu. Fuller diusir dan kemudian mendapat larangan 3 pertandingan dan dengan 20.000 Poundsterling.

Fuller kemudian memberikan wawancara dan mengaku bahwa Griffin telah memprovokasi dirinya dengan berubah menjadi kasar dan tidak sopan.


6. McManaman vs Grobbelaar (Liverpool)

McManaman vs Grobbelaar (Liverpool) saat bersitegang

Derby Merseyside pada 1993 bukan memunculkan insiden-insiden keras antara Liverpool dan Everton melainkan terjadi perkelahian antara rekan setim Liverpool yakni McManaman vs Grobbelaar.

Clearance lemah dari McManaman membuat Everton memimpin. Kiper Liverpool, Grobbelaar, yang tak pernah takut untuk mencaci-maki rekan setimnya, langsung melampiaskan kekesalannya di wajah McManaman.

McManaman dan Grobbelaar saling mendorong kepala. Saat itu Grobbelaar terlihat benar-benar marah karena sambil berteriak di hadapan wajah rekannya tersebut. Pada laga tersebut, Liverpool kemudian kalah pertandingan 2-0.


7. Graeme Le Saux vs David Batty (Blackburn)

Graeme Le Saux dan David Batty saat bertengkar

Pada tahun 1995, Blackburn tengah berusaha tampil maksimal di Liga Champions pertama mereka setelah memenangkan Liga Primer Inggris.

Mereka pun harus berjuang di kedua kompetisi. Bentrokan pun terjadi hanya 4 menit memasuki pertandingan Liga Champions melawan Spartak Moskow. Batty terlibat perkelahian dengan Le Saux. Le Saux kemudian menekan Batty.

Hebatnya, mereka justru tak dikeluarkan dari lapangan. Blackburn akhirnya harus menelan kekalahan dengan skor 3-0.

Arjen RobbenEmmanuel AdebayorStefano LilipalyNicklas BendtnerLiga InggrisLiga IndonesiaLiga JermanLiga 1Sylvano Comvalius

Berita Terkini