x

Cikarang Terancam Batal Gelar Babak 8 Liga 2, PSIS: Kami Butuh Kepastian

Kamis, 9 November 2017 20:20 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Arum Kusuma Dewi
Johan Yoga (kiri) dan rekan-rekannya di PSIS Semarang.

Kabar kurang mengenakkan menerpa peserta Grup Y menjelang bergulirnya babak delapan besar Liga 2. Empat tim yang akan bersaing memperebutkan dua tiket ke babak semifinal diisukan batal bertanding karena belum ada izin dari pihak keamanan.

Empat tim tersebut adalah Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, PS Mojokerto Putra, dan PSPS Riau. Sejatinya mereka akan bertanding di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang mulai Sabtu (11/11/17).

Baca Juga

Akan tetapi, kemudian menyeruak kabar kalau pihak kepolisian belum bisa mengeluarkan izin setelah mempertimbangkan masukan dari Pemda Bekasi yang tidak memberikan rekomendasi pertandingan babak 8 besar Liga 2 di Stadion Wibawa Mukti dan di wilayah Bekasi.

"Keputusan rapat koordinasi dengan Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Asep Adi Saputra di parkir timur Stadion Wibawa Mukti, bersama Cak Dayat (Bonek Bekasi) serta Security Officer PSSI. Menyatakan bahwa pihak kepolisian dengan mempertimbangkan masukan dari Pemda Bekasi tidak memberikan rekomendasi pertandingan babak 8 besar Liga 2 di Stadion Wibawa Mukti dan di wilayah Bekasi," demikain bunyi pernyataan tersebut yang ramai beredar di media sosial.

PSIS Semarang sukses benamkan Persiba Bantul dengan skor 5-0.

Kabar tersebut rupanya juga sudah didengar pihak klub PSIS Semarang. Mereka mengakui sejauh ini memang belum menerima keputusan final. Namun, hal itu tentu cukup merugikan lantaran tim Laskar Mahesa Jenar sudah menyiapkan diri dan berada di Cikarang sejak Rabu (08/11/17).

"Saat ini kami sudah di Cikarang dari kemarin. Tadi ada technical meeting, dan belum ada kepastian. Kalau sampai batal kita belum dapat info. Barusan saya kontak dengan Pak Tigor (PT LIB), itu masih dikoordinasikan. Memang infonya masih kabur," ujar General Manager PSIS Wahyu Winarto saat dihubungi INDOSPORT.

Logo PSIS Semarang.

Tak hanya itu, Wahyu Winarto juga menegaskan agar operator Liga 2, PT Liga Indonesia Baru (LIB) secepatnya memberikan kepastian mengenai jadwal maupun jika ada perubahan. 

"Kita menyayangkan kalau ini sampai batal digelar. Kita sudah berada di sini (Cikarang). Terkait pertandingan juga sudah kita siapkan. Kita butuh kepastian tanggal main," tegasnya.

Sebelum beredar kabar batalnya pertandingan Grup Y, sejatinya sudah ada pemunduran jadwal. PSIS Semarang harusnya menjalani laga perdana melawan Persebaya Surabaya pada Jumat (10/11/17), akan tetapi pihak keamanan tidak bisa memberikan izin keramaian lantaran akan ada demo besar-besaran di Jakarta pada hari yang sama.

PSIS SemarangLiga IndonesiaLiga 2

Berita Terkini