3 Momen Timnas U-19 yang Menguras Air Mata Publik Tanah Air
Siapa yang tak ikut bangga dan terharu ketika tendangan Ilham Udin Armayn berhasil memperdaya Kiper Vietnam di Stadion Deltras Sidoarjo 2013 silam.
- Kabar Pemecatan Merebak, Indra Sjafri Ungkap Pembicaraan Terakhir dengan PSSI
- Berharap Jadi, PSIS Klaim 10 Ribu Suporternya Bakal Birukan Wibawa Mukti
- Dipecat? Ini 5 Sosok yang Layak Gantikan Indra Sjafri
- Ungkapan 'Pede' Spasojevic Dipanggil Luis Milla ke Timnas Indonesia
- Indra Sjafri: Kontrak Saya Masih Diperpanjang!
Kala itu Evan Dimas dkk berhasil menjuarai Piala AFF U-19 untuk yang pertama kalinya bagi Garuda Muda selama 8 kali mengikuti kompetisi sepakbola se-asia tenggara itu. Indra Sjafri, Evan Dimas beserta kolega jadi buah bibir.
Namun, kali ini INDOSPORT tidak akan menampilkan momen-momen manis Timnas U-19 bersama sang mata elang, julukan Indra Sjafri melainkan peristiwa yang membuat pendukung Garuda Muda kecewa.
1. Lawan Thailand
Masih terekam di ingatan, saat Timnas U-19 bermain imbang dua kali empat puluh lima menit melawan Thailand. Indonesia harus kalah 2-3 dalam drama adu penalti.
Pada Laga ini, Garuda Muda harus bermain dengan 10 pemain. itu karena Saddil Ramdani mendapat kartu merah setelah terlibat insiden dengan menyikut pemain Thailand. Atas kejadian ini, Saddil jadi bulan-bulanan dibully para netizen.
Lanjut babak kedua, Rifad Marasabessy, sempat melakukan ancaman ke dalam lini pertahanan Thailand. Ia terjatuh, tetapi wasit menganggap hal itu bukan pelanggaran.
Meski hanya bermain 10 orang, Garuda Muda tidak mengendorkan serangan, namun keberuntungan sepertinya tidak berpihak pada Egy dkk. Sedangkan pada drama adu penalti, dari lima penendang Indonesia, hanya Egy dan Luthfi yang berhasil membobol gawan Thailand. Sementara itu, eksekusi dari Iqbal, Nurhidayat, dan Rifad gagal.
Berbeda dengan empat eksekutor Thailand, hanya satu pemain yang gagal, tiga lainnya berhasil memperdaya Aqil. Adu pinalti ini pun harus berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan tim Gajah Putih. Atas hasil ini, Indonesia gagal melangkah ke final Piala AFF U-18.
2. Lawan Malaysia
Belum genap sebulan, Timnas Indonesia U-19 dibuat tak berdaya di laga terakhir babak kualifikasi Grup F Piala Asia U-19. Skuat Garuda Muda keok lawan Malaysia dengan skor 4-1.
Bermain di Paju Public Stadium, Korea Selatan, Senin (06/11/17) lalu, penampilan anak asuh Indra Sjafri memang sedikit mengecewakan. Di awal babak pertama garuda Muda tampil kurang menekan.
Bahkan Indonesia sempat tertinggal dua gol lebih dulu melalui gol M. Hadi dan M. Akhyar. Pasukan Merah putih hanya membalas satu gol lewat kaki Hanif Saghara, skor 2-1 untuk Malaysia hingga turun minum tidak berubah.
Pada babak kedua, alih-alih menyamakan kedudukan Indonesia justru kian tertinggal. Shivan Pillay dan M. Hadi lagi-lagi harus membuat kiper Muh. Aqil Savik memungut bola dari dalam gawang.
3. Lawan Vietnam
Timnas Indonesia U-19 harus mengalami kekalahan perdana di Grup B Piala AFF U-18 2018. Melawan Vietnam di Thuwunna Stadium, Myanmar Senin (11/09/17), Egy kalah tiga gol tanpa balas.
Kekalahan ini, membuat Indonesia sementara berada di peringkat kedua klasemen sementara Grup B kala itu. Garuda Muda mengumpulkan enam poin dari dua kemenangan mereka sebelumnya, lawan Myanmar dan Filipina.
Indra Sjafrie harus mengakui keunggulan tim lawan meskipun menurutnya hasil itu di luar dugaannya. Ada beberapa faktor yang menyebabkan hal tersebut, salah satunya adalah organisasi dan pertahanan Timnas U-19 yang belum apik.
"Striker kurang maksimal makanya kita dorong Egy jadi striker di babak kedua. Babak kedua kita sudah berusaha semaksimal mungkin, namun anak-anak belum dapat membongkar pertahananan Vietnam," katanya.
Gol Vietnam dicetak Le Van Nam (41), (45) dan Bui Hoang Viet (85)