Tchouameni Buka Suara Terkait Konflik dengan Valverde, Real Madrid Berikan Sanksi Rp8,4 Miliar
INDOSPORT.COM - Real Madrid resmi menjatuhkan sanksi kepada Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni. Keduanya didenda masing-masing 500 ribu euro (sekitar Rp8,4 miliar) usai terlibat bentrokan internal pekan ini.
Insiden tersebut bermula saat keduanya berselisih dalam sesi latihan Rabu (06/05) lalu. Konflik yang belum selesai memuncak sehari kemudian hingga terjadi kontak fisik.
Situasi memanas setelah latihan Kamis selesai digelar. Ketegangan itu membuat keduanya terlibat perkelahian di lingkungan latihan Real Madrid.
Kapten Real Madrid, Federico Valverde, mengalami luka di bagian kepala akibat insiden tersebut. Gelandang asal Uruguay itu bahkan harus mendapat penanganan medis di rumah sakit.
Valverde didiagnosis mengalami cedera traumatis pada kepala. Kondisi itu memaksanya menepi selama 10 hingga 14 hari ke depan.
Akibat cedera tersebut, Valverde dipastikan absen pada laga El Clasico akhir pekan ini. Namun, Tchouameni tetap tersedia karena tidak mendapat hukuman skorsing.
Dalam pernyataan resminya, Real Madrid mengonfirmasi kedua pemain telah menjalani pemeriksaan internal. Mereka juga menyampaikan penyesalan atas kejadian yang terjadi.
“Kedua pemain menyatakan penyesalan mendalam atas insiden tersebut. Mereka juga saling meminta maaf dan menyampaikan permintaan maaf kepada klub,” bunyi pernyataan resmi Madrid.
Manajemen klub menyebut keduanya menerima keputusan sanksi tanpa keberatan. Proses disipliner internal pun resmi dinyatakan selesai. Sebagai hukuman, masing-masing pemain dikenai denda finansial sebesar 500 ribu euro.
Tak lama setelah keputusan keluar, Tchouameni akhirnya angkat bicara melalui media sosial. Ia mengakui insiden tersebut tidak seharusnya terjadi.
“Apa yang terjadi pekan ini tidak bisa diterima. Kami seharusnya memberi contoh baik bagi anak muda, baik di sepak bola maupun di sekolah,” tulis Tchouameni.
Ia menegaskan konflik seharusnya diselesaikan dengan kepala dingin. Menurutnya, emosi tidak bisa dijadikan alasan pembenaran.
“Saya menyesal atas image buruk yang kami tunjukkan untuk klub. Rasa frustrasi atas musim ini tidak bisa membenarkan semuanya,” lanjutnya.
Tchouameni menilai insiden semacam itu bisa saja terjadi di ruang ganti mana pun. Namun, menurutnya hal tersebut tidak pantas terjadi di Real Madrid.
“Klub ini selalu menjadi sorotan dunia. Karena itu, kami harus menjaga standar yang lebih tinggi,” ujar gelandang asal Prancis tersebut.
Ia juga memastikan telah meminta maaf kepada seluruh anggota tim. Permintaan maaf serupa turut ia sampaikan kepada para pendukung Los Blancos.
“Kami tetap keluarga meski terkadang berbeda pendapat. Fokus kami sekarang adalah El Clasico dan mengembalikan klub ke puncak,” tegasnya.
Di tengah spekulasi yang berkembang, Valverde disebut tidak akan meninggalkan Madrid musim panas ini. Real Madrid juga tetap berencana mempertahankan Tchouameni meski diminati Manchester United.