Emosian, 4 Pemain Bintang Liga 1 Indonesia Diganjar Kartu Merah
Tak hanya pemain bintang sekelas Zinadine Zidane, yang pernah lalai mengntrol emosi. Saat itu, kapten Timnas Prancis ini menanduk dada Marco Materazzi pada laga Final Piala Dunia 2006. Zidane diusir keluar lapangan kala itu, dan naasnya Italia berhasil keluar menjadi juara di Stadion Olimpiade Berlin.
Di liga Goj-Jek Traveloka Indonesia musim 2017 juga menyimpan cerita menarik yang berkaitan dengan hal tersebut. Tak hanya pemain muda, para pemain senior juga tak luput dari emosinya di lapangan hijau.
Kali ini INDOSPORT akan menghadirkan 4 cerita pemain bintang nasional yang emosi, lalu diusir wasit. Ada nama kapten Timnas loh!
1. Febri Hariyadi (Persib Bandung)
Winger muda Persib Bandung ini tak bisa menutupi rasa sedihnya seusai pertandingan. Kal itu, Maung Bandung bertandang ke Stadion Batakan Balikpapan, di laga lanjutan Gojek Traveloka Liga 1 2017 Minggu (01/10/17).
Pemain yang akrab disapa Bow itu dikenai kartu merah pada menitke-57. Bow terpaksa keluar lapangan dengan kepala tertunduk karena sudah mengantongi dua kartu kuning. Pelanggaran kedua diterimanya setelah mengganjal laju Fengky Turnando.
Karena kekurangan satu pemain, Persib yang sudah unggul 1-0 di babak pertama sempat dibuat ketinggalan oleh Persiba melalui gol Bryan Cesar dan Marlon Da Silva. Beruntung, Kim Jeffrey Kurniawan mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Persib pun pulang dengan satu poin dari Balikpapan.
2. Irfan Bachdim (Bali United)
Kejadian itu bermula saat laga Bali United menjamu Barito Putera di Stadion I Wayang Dipta, Gianyar, Bali, Jumat (14/07/17) lalu. Memasuki menit 63, Irfan mendapat tekel keras dari Douglas Packer.
Merasa tak terima, pemain andalan Timnas ini langsung meluapkan emosinya dan mencekik Packer. Kontan saja, wasit yang bertugas langsung mengeluarkannya dari lapangan, sedangkan Packer hanya menerima kartu kuning.
“Kalau Anda memberi saya kartu merah seharusnya wasit memberikan lebih banyak kartu merah, karena kemarin Andika juga mendapatkan pelanggaran dari pemain Barito tapi pemain lawan tidak dapat kartu merah,” ujar Bachdim kala itu.
Tak hanya sampai di situ, suami dari Jennifer (kakak Kandung Kim Jefferey Kurniawan) ini juga dikabarkan akan diberi sanksi dari pihak Komdis PSSI kala itu. Beruntung Serdadu Tridatu berhasil mengankan 3 poin dan lima gol tanpa balas dari anak Asuh Jackson F Thiago tersebut.
3. Ferdinand Sinaga (PSM Makassar)
Ferdinand Sinaga kembali berulah, kelemahan mengontrol emosinya kembali terlihat saat dirinya bermain melawan Persela Lamongan, Minggu (16/4/17) silam. Ia tertangkap kamera menampar pemain Persela Lamongan Ivan Carlos, pada menit ke-84. The Dragon, julukan si bengal ini sepertinya mengalami frustasi kala gagal merebut bola dari kaki Carlos.
Ivan Carlos yang melindungi bola dengan baik tiba-tiba ditampar oleh Ferdinand Sinaga di bagian kepala. Ferdinand yang baru dimasukkan pada menit ke-70 itu terpaksa harus meninggalkan lapangan lebih cepat. Sebab wasit yang melihat langsung kejadian itu, kontan memberikan kartu merah kepada eks Striker Persib Bandung tersebut.
Ferdinand sendiri mengakui kesalahannya tersebut, namun Komdis PSSI tetap menjatuhkan sanksi kepadanya. Ia dilarang bermain 4 kali pertandingan dan harus absen membela Juku Eja saat lawan Persija Jakarta, (30 April 2017), Perseru Serui (4 Mei 2017), Arema FC (10 Mei 2017), dan lawan PS TNI (15 Mei 2017).
“Saya sudah minta maaf kepada semuanya. Kepada pelatih, CEO PSM, suporter dan teman-teman pemain. Tentu ini sangat merugikan tim,” katanya.
Beruntung Kala itu PSM Makassar berhasil menang 3-1. Sayangnya laga ini diwarnai dengan sembilan kartu kuning dan dua kartu merah.
4. Boaz Solossa (Persipura Jayapura)
Kapten Timnas ini mendapat kartu merah ketika bertandang ke kandang Madura United, Rabu (7/6/17) lalu. Boaz diusir wasit pada menit ke-60 karena melanggar gelandang MU, Dane Milovanovic. Naasnya, Saat itu, Tim Mutiara Hitam juga harus takluk 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan di lanjutan liga 1 Go-jek Traveloka indonesia.
Dua gol Laskar Sapi Kerap dicetak Greg Nwokolo di babak pertama dan penalti Odemwingie pada babak kedua.
Pelatih Persipura kala itu, Liestiadi menyayangkan kartu merah yang diberikan wasit pada Boaz. Menurutnya, hal itu merusak mental dan konsentrasi para pemainnya.
"Harus diakui, keluarnya Boaz memang berpengaruh pada performa tim ini. Bagaiamana pun, Boaz adalah kapten tim dan kejadian itu membuat turunnya kepercayaan diri pemain lain," ungkapnya.
"Saya tak mau mengeluh apa pun soal wasit. Kartu merah Boaz, saya no comment. Karena, itu kebijakan wasit dan saya juga tidak tahu persis kejadiannya," tambahnya
Mantan asisten Pelatih Indonesia ini menilai bahwa pemainnya jadi emosional karena banyak keputusan wasit yang dianggap tidak tepat. Wasit juga dinilai terlalu gampang mengeluarkan kartu kuning.
"Saya tak pernah lihat Luis Kabes (bek persipura) marah-marah di lapangan, tapi malam ini dia emosional, karena keputusan wasit," sambungnya.