Sebelum Manggung, Personil One Direction Ini Latihan Bersama Chelsea
Salah satu personel One Direction, Niall Horan, sempat menghabiskan waktunya untuk berlatih bersama Chelsea beberapa musim lalu. Dirinya diberi kesempatan untuk berlatih dengan raksasa Inggris tersebut selama empat bulan.
Hal itu terjadi ketika penyanyi asal Irlandia tersebut mengalami cedera pada lututnya. Dirinya pun mendapatkan undangan untuk berlatih di Cobham, tempat latihan Chelsea, sebagai bagian pemulihan cederanya tersebut.
Pasalnya, saat itu Horan ingin mempersiapkan diri untuk melakukan tur dunia bersama One Direction. Dirinya hanya memiliki waktu kurang lebih empat bulan menjelang konsernya bersama One Direction.
- Frustasi, Chelsea Incar Pemain Berusia 37 Tahun?
- Transfer Sanchez Belum Menemui Titik Terang, Mourinho Pusing 7 Keliling
- Begini Reaksi Mourinho Ketika Diminta Tanda Tangani Jersey Antonio Conte
- Jose Mourinho Incar Mantan Anak Asuhnya di Real Madrid
- Jose Mourinho Setujui Kontrak Baru di Manchester United?
Saat itu, Chelsea tengah ditangani oleh pelatih asal Portugal, Jose Mourinho. Horan pun menyebutkan bahwa mantan pelatih Real Madrid dan Inter Milan tersebut merupakan sosok yang hebat.
âJose adalah orang hebat. Saya sangat menikmatinya. Saya mengenalnya saat lutut saya direkonstruksi sekitar tiga atau empat musim yang lalu. Saya perlu beberapa rehab untuk kembali tur, ini (latihan bersama Chelsea) terjadi pada Desember dan saya harus kembali tur pada Mei,â ujarnya kepada talkSPORT.
âSaya mengenal Jose Mourinho ketika saya dan One Direction memilih pergi ke tempat latihan Real Madrid saat dia menjadi manajer saat itu,â lanjutnya.
Horan pun menjelaskan betapa senangnya bisa menjadi bagian dari Chelsea walaupun dalam waktu singkat. Apalagi, saat itu Mourinho menganggap Horan sebagai salah satu pemainnya.
âSaya menghubungi dia dan dia mengundang saya ke tempat latihan (Chelsea). Dia mengatakan kepada dokter bahwa saya adalah salah satu pemainnya dan dia membutuhkan saya untuk kembali fit,â tuturnya.
âSaya akhirnya menghabiskan setiap hari di sana selama empat bulan dengan semua pemain - saya menjadi bagian dari mereka,â tutupnya.Â