x

Bupati Tolak Sepakbola Wanita di Gresik, SOS Buka Suara

Senin, 22 Januari 2018 11:47 WIB
Editor:
Selebrasi pemain Putri Kediri.

Rencana pendirian klub sepakbola wanita di Gresik, Gresik Putri, mendapat respon tak diinginkan dari pemerintah kota Gresik. Proposal dari Gresik Putri ditolak langsung oleh Bupati Gresik, Dr. Ir. H. Sambari Halim Radianto, ST, M.Si.

Dalam laporan dari Gresiknews, belum diketahui pasti apa penyebab tim sepakbola wanita ini tak diijinkan untuk beredar. Dalam pidatonya, Sambari hanya memberi tahu jika dirinya menolak rencana pendirian klub. “Jangan tanya alasannya, yang penting Bupati Gresik menolak rencana pendirian klub sepakbola wanita di Gresik,” tegas Sambari Halim Radianto, Sabtu (20/01/18).

Baca Juga

Menanggapi hal ini, ketua Save Our Soccer, Akmal Marhali, menilai jika penolakan ini dirasa karena di dalam proposal yang diberikan Gresik Putri ke Bupati tersebut ada permintaan untuk mendanai klub.

"Saya gak tahu alasan Bupati menolak. Tapi, kalau baca beritanya sepertinya ada proposal ke bupati untuk mendanai. Mungkin ini alasannya dia menolak," katanya. "Saya pikir kalau ada yang mendanai di luar Pemda, gak perlu ada komentar kayak gitu," tutur Akmal saat dihubungi INDOSPORT pagi ini (22/01/18).

Akmal Marhali dan Edy Rahmayadi (Instagram/@akmalmarhali).

Padahal, menurutnya sepakbola wanita patut dikembangkan dan mendapat dukungan. "Sepakbola wanita patut dikembangkan, ada potensi bagus dibandingkan pria malah."

Dirinya juga berkata memang jika sebaiknya suatu klub berdiri secara mandiri tanpa harus meminta dana dari pemerintah. "Lebih bagus sih jadi klub mandiri. Cari investor, saat ini sulit kalau segala sesuatu berharap dari Pemda."

Selain tak dapat restu dari sang bupati, kabarnya Gresik Putri juga dilarang menggunakan Stadion Joko Samudro untuk kegiatan latihan. Meski begitu, mereka tetap melakukan peresmian tim kemarin (21/01/18).

Sepakbola WanitaLiga IndonesiaSave Our Soccer (SOS)Akmal Marhali

Berita Terkini