x

Shahril Ishak, Eks Persib Pengubur Mimpi Persija di Piala AFC

Selasa, 15 Mei 2018 22:49 WIB
Editor: Gerry Crisandy
Pemain Home United, Shahril Ishak (kiri).

Persija Jakarta harus tersingkir dramatis dari Piala AFC 2018, setelah dikalahkan 1-3 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, oleh perwakilan Singapura, Home United.

Setelah sebelumnya kalah tipis 2-3 saat mengunjungi Singapura, Persija kandas dengan agregat yang cukup memilukan, 3-6.

Kenyataan ini semakin memilukan, sebab dua dari tiga gol yang bersarang di gawang Persija, dicetak oleh seorang penyerang yang memiliki goresan musuh bebuyutan, Persib Bandung, di buku kariernya.

Baca Juga

1. Mimpi Buruk Pertahanan Persija

Maman Abdurrahman dan Shahril Ishak.

Shahril Ishak mencetak gol cepat di menit ke-6 dan ke-12 di laga leg kedua (15/05/18) tadi.

Kedua golnya ini, tidak hanya menyusutkan semangat juang Macan Kemayoran untuk melakukan comeback, tapi juga membuat Home United mengantongi gol-gol tandang penting, sendainya keadaan tidak berjalan sesuai rencana tim tamu.

Kemampuan Shahril dalam mencetak gol bahkan tidak asing bagi salah satu penggawa Persija.

Maman Abdurrahman, yang pernah berbagi ruang ganti dengan Shahril saat berseragam Persib, mengaku akan mewaspadai sang penyerang di awal Mei lalu.

"Bertemu Shahril Ishak pasti senang bertemu karena ia teman lama saya," ujar Maman dikutip dari laman resmi Persija.

"Yang pasti kalau permainan, dia punya kualitas dan secara tim dia bisa bekerja sama dengan timnya."

"Jadi dia harus diwaspadai."

"Saya pernah melihatnya bermain sebagai striker di Piala AFF. Dia hebat juga saat menjadi striker," tambahnya.


2. Shahril Tak Dapat Lupakan Persib

Pemain Home United, Shahril Ishak saat memperkuat Persib Bandung.

Sharil sendiri pernah mengungkapkan bahwa ia tidak dapat melupakan masa-masanya membela Tim Maung Bandung, bahkan sempat berkeinginan untuk kembali.

Tapi menurut pengakuannya di tahun 2012 tersebut, ia belum mendapat tawaran dari Persib maupun tim-tim Indonesia lainnya.

Ia juga menyesal tidak dapat mengeluarkan kemampuannya secara maksimal selama membela tim Bandung tesebut. 

Shahril memang lebih banyak menghabiskan waktunya di bangku cadangan kala itu. Ia pun hanya bertahan di Persib selama enam bulan (2010-2011), sebelum bermain di Medan Chips -- salah satu klub Liga Primer Indonesia (IPL), lalu kembali ke Singapura.


3. Pernah Dianugerahi Pemain Terbaik Asia Tenggara

Shahril Ishak saat menerima penghargaan AFF Suzuki Cup MVP.

Tak lama setelah meninggalkan Persib, Shahril, yang mampu menempati posisi gelandang maupun penyerang ini, meroket menjadi salah satu pemain terbaik Asia Tenggara.

Di tahun 2013, ia dinobatkan sebagai AFF Player of The Year, kala ia membela Lions XII.

Kini, di usianya yang telah mencapai 34 tahun, Shahril tetap menjadi momok menakutkan pertahanan lawan yang menghadapi Home United.

Persib BandungPersija JakartaPiala AFCBola InternasionalHome UnitedPiala AFC 2018

Berita Terkini