x

Kontra Mitra Kukar, Pelatih Bhayangkara Kenang Laga Kontroversial

Kamis, 17 Mei 2018 07:35 WIB
Penulis: Petrus Manus Da' Yerimon | Editor: Gerry Crisandy
Zikri Akbar (tengah) saat mengeksekusi bola ke arah gawang Bhayangkara FC. FOTO INDOSPORT/Herry Ibrahim.

Juara bertahan Liga 1 2017, Bhayangkara FC akan menjamu Mitra Kukar pada pekan ke-9 di Stadion PTIK, Jakarta, Kamis (17/05/18). 

Laga tersebut terasa spesial bagi pelatih The Guardian, Simon McMenemy, karena akan menjadi reuni singkat dengan tim Naga Mekes yang merupakan mantan klub yang pernah dibesutnya.

Baca Juga

1. Laga Spesial

Simon McMenemy saat Konfrensi Pers

Simon mengatakan ia masih mengenal dan berhubungan baik dengan beberapa sosok di Mitra Kukar, serta mengetahui seluk beluk tim asal Kalimantan itu sehingga hal itu jadi sebuah keuntungan untuk membantunya meracik strategi.

"Ini laga spesial karena ketemu Mitra Kukar. Saya sempat di sana dan kenal banyak orang jadi saya tahu seperti apa di sana," tuturnya


2. Kenangan Kontroversial

Mohammed Sissoko cetak gol ke gawang Persegres Gresik United.

Simon juga masih ingat kejadian musim lalu, dimana hasil laga melawan Mitra Kukar menjadi penentu Bhayangkara menjadi juara. Saat itu, pertandingan berakhir imbang 1-1 di waktu normal.

Namun, sebuah keputusan 'kontroversi' dari Komdis PSSI menyatakan Mitra Kukar kalah 3-0 karena dilaporkan memainkan pemain ilegal atas nama Mohamed Sissoko.  

"Pertemuan terakhir kami bermain imbang 1-1, tapi kemudian kami diputuskan menang atas Mitra Kukar dengan status WO yang jadi hal penting yang membawa kami juara," ucapnya.

"Meski begitu, lawan Mitra Kukar pasti menyulitkan karena saat mereka sedang bagus usai menang atas Bali United," sambung Simon


3. Pertahankan Angkernya Stadion PTIK

Stadion PTIK milik Bhayangkara FC.

Lebih lanjut, pelatih asal Skotlandia itu ingin Bhayangkara bisa menjaga keangkeran Stadion PTIK. Sebab, laga perdana di kandang anyar itu, Awan Setho dan kawan-kawan menang 4-2 atas PS TIRA.

"Kami dapat kemenangan perdana disini, jadi saya harap besok kami bisa tetap pertahankan keangkeran Stadion PTIK. Ini susah, tapi kami akan berjuang meraih hasil yang maksimal," tegasnya


4. Fokus yang Terpenting

Lee Yoo Joon pemain asing asia Bhayangkara FC

Senadan dengan sang pelatih, gelandang Bhayangkara, Lee Yoo-joon mengatakan hanya perlu fokus dan konsentrasi untuk meraih kemenangan. Apalagi di laga sebelumnya mereka kalah tipis dari Sriwijaya FC dengan skor 2-1.

"Saya pikir kami harus fokus untuk memenangkan pertandingan nanti dan itu paling penting," tutupnya.

Mitra KukarLiga IndonesiaBhayangkara FCSimon McMenemyLiga 1Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK)

Berita Terkini