Lolos ke Babak 16 Besar, Swedia Akhiri Boikot Piala Dunia 2018 di Rusia
Pemerintah Swedia telah memutuskan untuk mengakhiri boikot diplomatiknya terhadap Piala Dunia 2018 di Rusia setelah Timnas kebanggaan mereka lolos ke babak sistem gugur.
Sebelumnya Pemerintah Sosial Demokrat yang berkoalisi dengan Partai Green Swedia telah memutuskan untuk memboikot Rusia sebagai bentuk solidaritas mereka terharap Inggris berkaitan dengan kasus racun agen ganda Sergei Skripal dan putrinya awal tahun ini.
Selain Swedia, dukungan boikot itu juga dilakukan oleh enam negara, yakni Denmark, Australia, Islandia dan Jepang yang mempertimbangkan untuk tidak menghadiri Piala Dunia di Moskow.
1. Berubah Pikiran
Namun mengingat Swedia melaju ke babak berikutnya usai kemenangan 3-0 atas Meksiko, pemerintah tersebut segera berubah pikiran.
“Kami berada dalam situasi lain sekarang. Sepakbola harusnya sesuatu yang bersatu,” ujar Menteri Luar Negeri Swedia, Margot Wallstrom kepala tabloid Expressen dilansir The Local.
“Denmark juga akan mengirim perwakilannya, dan Inggris tidak akan keberatan kami berpergian ke sana. Persis apa yang akan mereka lakukan bisa dimengerti tergantung apa yang terjadi di sepakbola.”
2. Akan Dukung Timnas Swedia
Swedia akan menjalani pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2018 melawan Swiss pada hari Senin (03/07/18), dengan Wallstrom telah mengatakan akan mendukung Timnas di turnamen terbesar itu.
“Saya tidak berpikir mereka telah memutuskan. Kami akan terus mendukung tim kami,” lanjutnya.
3. Belum Ada Perwakilan
Mengenati anggota pemerintah yang akan berangkat ke Rusia, Wallstorm belum memutuskannya, tetapi di tempat terpisah, Perdana Menteri Stefan Lofven mengatakan bukan dia.
“Saya pikir ini adalah garis penting untuk ditarik tetapi sekarang kita berada dalam situasi yang berbeda dalam hal sepakbola. Ini sama sekali bukan standar ganda, pandangan politik kai tetap sama,” tutur Lofven.
Berikut Tim-tim yang Telah Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2018:
Terus ikuti berita terbaru INDOSPORT dengan topik: PIALA DUNIA 2018 RUSIA