Tersingkir di Rusia, Tim-tim Asia Siap 'Balas Dendam' di Piala AFC 2019
Jepang menjadi satu-satunya tim Asia yang lolos ke 16 besar Piala Dunia 2018 Rusia. Maya Yoshida dan kolega menuai pujian setelah tampil gagah berani melawan Belgia sebelum kalah 3-2.
Bahkan Jepang nyaris saja menang jika tidak ada gol Jan Vertonghen, Marouane Fellaini, dan Nacer Chadli yang mengubah keadaan.
Sementara tim-tim Asia lain sudah harus pulang lebih awal. Walau begitu, tidak semua tampil buruk. Sebut saja Iran yang menggagalkan kemenangan Portugal dan Korea Selatan yang di laga akhir bisa menumbangkan juara bertahan Jerman.
TOP 5 NEWS INDOSPORT: PUTERA MENPORA KENA BOGEM, KETUA PSSI JADI GUBERNUR
Tetapi, hidup terus berjalan. Tim-tim Asia peserta Piala Dunia sudah harus bersiap untuk turnamen berikutnya, yaitu Piala AFC yang akan berlangsung di Uni Emirat Arab pada Januari 2019.
Ada baiknya menengok bagaimana persiapan mereka seusai Piala Dunia sebagaimana dirangkum ESPN.
Di Piala Dunia ,Socceroos kalah tipis atas Prancis di laga awal fase grup. Laga berikutnya mereka harusnya bisa menang melawan Denmark namun ternyata tidak. Dan Australia tersisih setelah di laga akhir kalah dari Peru.
Graham Arnold akan menjadi pelatih baru.[i] Dia memang berjuang di Piala AFC 2007, namun mengesankan saat melatih Sydney FC.
Salah satu pekerjaan baginya adalah apakah perlu mempertahankan pemain veteran Tim Cahill. Bisa jadi pemain 38 tahun itu sudah waktunya gantung sepatu.
Tetapi sang pelatih bisa jadi ingin memberikan hal termanis sebelum sang pemain pensiun.
Selama di Piala Dunia, Australia terbukti jadi tim solid, sekalipun mendadak rapuh di laga terakhir. Tinggal bagaimana sang pelatih memoles kemampuan menyerang skuatnya saja.
Kekalahan telak di partai pembuka lawan tuan rumah Rusia 0-5 membuat pelatih Juan Antonio Pizzi nyaris dipecat.
Namun, penampilan Salman Al-Faraj dan kolega mengalami peningkatan sekalipun kalah 0-1 dan di partai yang tak menentukan lagi menang 2-1 melawan Mesir yang diperkuat pencetak gol terbanyak Liga Primer Inggris Mohamed Salah.
Pizzi diperkirakan masih akan melatih pada Januari nanti. Pria asal Argentina ini mengingkan permainan menyerang. Namun, saat ini dia juga fokus memperkuat lini belakang tim.
Tim yang dilatih eks asisten Sir Alex Ferguson Carlos Queiroz masih menjadi favorit. Mereka memang tersingkir di Rusia. Tetapi penampilan di laga pamungkas melawan Portugal patut diacungi jempol.
Iran tengah berpikir keras mencari pengganti striker Sardar Azmoun yang memutuskan pensiun dini karena kondisi kesehatan sang ibu. Para fans masih berharap pemain berusia 23 tahun ini mengubah keputusannya.
Gagalnya Pasukan Taeguk ini lolos ke 16 besar Piala Dunia 2018 memang mengecewakan. Tetapi, dengan tampil gagah berani mengalahkan juara bertahan Jerman, tentu ada hal positifinya, bukan?
Kiper Cho Hyun-woo masih menjadi pilihan di bawah mistar. Penampilannya melawan Jerman membuat tim Panser frustrasi. Lalu, Korea Selatan masih akan mengandalkan bintang Tottenham Son Heung-Min.
Selama ini Korea Selatan tidak terlalu mengaggap kejuaraan Asia ini dengan serius. Tetapi nampaknya tahun depan akan berubah.
Jepang
Penampilan Jepang di Piala Dunia 2018 memang diluar ekspektasi. Wajar saja jika banyak yang ingin mereka berprestasi lebih di Piala AFC 2019.
Beberapa pemain senior seperti Keisuke Honda dan Makoto Hasebe memutuskan pensiun. Tetapi hadirnya pemain muda seperti Yuya Osaka dan Takashi Inui membuktikan keberhasilan Jepang dalam pembinaan usia dini.
Berikut Tim-tim yang Berhasil Lolos ke Fase Semifinal Piala Dunia 2018:
Ikuti berita terbaru INDOSPORT dengan topik: PIALA DUNIA 2018 RUSIA