x

Buat Sriwijaya Jadi 'Tim Musafir', 2 Perusak Stadion Ditahan Polisi

Selasa, 24 Juli 2018 08:11 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor:
Oknum Pengerusak Stadion Jakabaring

INDOSPORT.COM - Usai memeriksa empat oknum suporter Sriwijaya FC yang diamankan, penyidik Polresta Palembang akhirnya menahan dua tersangka perusakan Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang.

Keduanya yakni FR (17) warga Kelurahan Talang Putri dan PM (16) warga Kelurahan Plaju, Kecamatan Plaju Palembang. Mereka terbukti merusak kursi stadion dengan cara menendang dan melemparnya ke lapangan.

“Ada empat tersangka, dua ditahan dan dua wajib lapor, namun dikenakan Pasal 406 KUHP,” kata Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara usai meninjau Stadion GSJ Palembang, Senin (23/07/18) siang.

Baca Juga

Dikatakan mantan Kapolda Riau ini,untuk itu pihaknya akan terus melakukan pengembangan guna menangkap pelaku perusakan lainnya.

"Kami ada rekaman CCTV, mudah-mudahan sore ini ada penambahan tersangka," terangnya. 


1. Ungkapan Gubernur Sumatra Selatan

Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin meninjau 373 kursi yang dirusak oknum suporter saat laga Sriwijaya FC melawan Arema FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang.

Secara tegas Zulkarnain mengatakan bahwa dirinya bersama tim akan terus memproses hukum terhadap kedua tersangka tersebut. 

"Saya akan tegas menegakkan hukum. Tidak ada ampun dan ini sebagai indikator persiapan Asian Games," ujarnya. 

Masih dikatakan Zulkarnain, untuk pelapor sendiri dari pihak kepolisian Polresta Palembang, karena pihaknya melihat langsung tindak pidana tersebut.

“Untuk keduanya dikenakan Pasal 170 KUHP,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Orang nomor satu Sumsel ini meluapkan kekecewaannya ketika melihat langsung puing-puing dari kursi single seat di stadion yang jadi markas klub sepakbola SFC. 

"Saya sangat kecewa, sedih dan kesal dengan tindakan yang dilakukan oknum supporter. Mengapa anak-anak kita merusak punyak sendiri, stadion ini dibangun pakai uang negara, sponsor dengan susah payah," katanya kepada awak media.

Untuk itu orang nomor satu di Sumsel ini meminta kepada pihak kepolisian mengusut tuntas agar tidak terulang lagi. Menurutnya pengrusakan aset pemerintah merupakan suatu tindak pidana. 

"Saya minta kepada kepolisian untuk mengusut tuntas ulah oknum supporter. Mereka harus bertanggung jawab karena ini perbuatan pidana, kriminal."

"Bagaimana bisa sampai hati merusak stadion yang dibangun susah payah direhab susah payah. Mahal seperti ini salah satu stadion mahal seperti ini dirusak, apapun alasanya pidana saya minta hal ini diusut tuntas," tegas Alex.


2. Diusir dari Jakabaring

Amukan oknum suporter yang kecewa dengan hasil laga Sriwijaya vs Arema mengakibatkan kursi-kursi stadion tercabut dari tribun.

Pengerusakan kursi Stadion Jakabaring, Palembang, membuat klub kebanggaan kota Palembang itu pun diusir. Adalah pengawas Jakabaring Sport City (JCS), Rusli Nawi, yang memberikan tindakan tegas tersebut kepada Laskar Wong Kito.

Rusli bahkan tidak ragu mengusir Sriwijaya FC dari Stadion Jakabaring. Dirinya memastikan bahwa Laskar Wong Kito tidak boleh menggelar pertandingan dan latihan di Stadion Jakabaring.

Langkah ini diambil untuk mengantispasi adanya kerusakan yang lebih parah di Stadion Jakabaring. Mengingat stadion tersebut sebentar lagi akan menggeler pertandingan sepak bola wanita dalam ajang Asian Games 2018.

“Tidak akan ada lagi pertandingan dan latihan (Sriwijaya) di sini (Stadion Jakabaring) mulai besok. Kalau ada pertandingan, cari lapangan lain saja,” ujarnya, dikutip dari Tribun Sumsel.

Baca Juga

“Kalau ada pertandingan di lapangan lain juga penonton harus dilarang datang, karena takutnya merusak fasilitas tempat lain,” lanjutnya.

Hal itu pun membuat manajemen Sriwijaya langsung berkoordinasi dengan PT LIB. Hingga akhirnya operator Liga 1 memutuskan untuk memindahkan venue pertandingan Sriwijaya FC vs Borneo FC ke Stadion PTIK Jakarta, Minggu (29/07/18).

Penampakan Bus Baru Timnas Indonesia

Sriwijaya FCJakabaringSuporterLiga IndonesiaLiga 1

Berita Terkini