x

6 Pemain Timnas U-23 yang Layak Bermain di Piala AFF 2018

Jumat, 24 Agustus 2018 05:30 WIB
Penulis: Luqman Nurhadi Arunanta | Editor: Isman Fadil
Rezaldi Hehanusa saat menggiring bola

INDOSPORT.com – Timnas Indonesia U-23 saat ini dihuni oleh beberapa pemain yang pernah bertanding di Piala AFF 2016. Beberapa di antara mereka layak diikutsertakan di Piala AFF 2018 yang akan digelar November mendatang.

Skuat asuhan Luis Milla di Asian Games 2018 bisa dibilang merupakan miniatur tim nasional senior. Meskipun hanya diperkuat 3 pemain senior, kualitas mereka terbaik di tingkat klub.

Terlebih, mereka telah bersama-sama menjalani pelatnas selama kurang lebih 1 tahun. Hal itu menambah nilai positif dari segi kekompakan dan pengalaman di level internasional.

Baca Juga

Walaupun masih muda, mayoritas pemain inti Timnas U-23 telah menjadi andalan di level klub. Mereka bermain secara reguler di kompetisi tertinggi Liga Indonesia dan turut berkontribusi mengangkat prestasi tim.

Melihat pesaing seniornya di posisi yang sama, mereka tidak kalah hebat bahkan melebihi pemain di atas umur mereka. Para pemain tim nasional yang dulunya bermain sebagai cadangan di level senior, kini layak diproyeksikan bermain di Piala AFF 2018.

Siapapun pelatihnya nanti, mereka layak dipertahankan di posisinya saat ini di tim nasional. Jika tidak, mereka dapat dijadikan pelapis bagi pemain senior yang lebih berpengalaman atau berkualitas.

Berikut INDOSPORT.com merangkum 6 pemain Timnas U-23 yang layak bermain di Piala AFF 2018.


1. Andritany Ardhiyasa, Stefano Lilipaly, Alberto ‘Beto’ Goncalves

Beto dan Stefano Lilipaly lakukan selebrasi di laga perdana Asian Games 2018.

Kita tampaknya telah bersepakat bahwa 3 pemain senior di Timnas Indonesia U-23 saat ini layak lanjut bermain di Piala AFF 2018. Ketiganya merupakan pemain senior terbaik di liga Indonesia pada posisi masing-masing.

Andritany berada di usia matang sebagai pesepak bola profesional. Piala AFF 2016 lalu, ia masih menjadi pelapis Kurnia Meiga Hermansyah.

Tidak ada yang menyangka bahwa pecinta sepak bola Indonesia akan kehilangan sosok Kurnia Meiga, namun Andritany kini layak mengisi posisi kiper Timnas senior.

Untuk posisi gelandang serang, Lilipaly tidak diragukan lagi kualitasnya. Kegemilangannya di Piala AFF 2016 berlanjut di Asian Games 2018 bersama Timnas U-23.

Pengalamannya masih dibutuhkan Indonesia di ajang 2 tahunan tersebut. Selain itu, ia mampu menjadi opsi lain di saat striker mengalami kebuntuan.

Ia kini memiliki tandem sepadan dalam diri Beto. Keduanya seolah sudah saling mengerti satu sama lain di barisan depan Timnas Indonesia. Kombinasinya di lini depan menjadi variasi baru di level tim nasional.

Jika tidak ada striker lain yang lebih muda dan produktif, Beto layak dipertahankan. Bukan tidak mungkin, Piala AFF 2018 nanti menjadi kontribusi terakhir Beto bagi Indonesia di tengah usianya yang telah menginjak 37 tahun.


2. Hansamu Yama Pranata dan Evan Dimas Darmono

Evan Dimas, pemain Timnas U-23 di Asian Games 2018.

Hansamu Yama dan Evan Dimas telah masuk dalam skuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 lalu. Akan tetapi, keduanya masih menjadi pelapis pemain senior.

Hansamu Yama layak bermain di Piala AFF 2018 karena pengalamannya di partai semifinal dan final 2 tahun lalu. Ia bahkan mencetak masing-masing sebiji gol ke gawang Vietnam di semifinal dan Thailand di final lewat sundulan kepala.

Ia juga memiliki kepemimpinan di lini belakang sebagai kapten Timnas U-23 saat ini. Bek asal klub Barito Putra itu hanya perlu mengontrol emosinya, di samping tampil tenang di barisan pertahanan.

Sementara itu, Evan Dimas sukses menjadi metronome permainan Timnas U-23. Ia memiliki mobilitas di lini tengah dalam membagi bola.

Selain itu, ia bisa memindahkan bola dari satu sisi ke sisi lapangan yang lain dengan akurasi umpan yang akurat. Pelatih Timnas Indonesia sebelumnya, Alfred Riedl dulunya mempermasalahkan kecepatan Evan Dimas yang dinilai lamban.

Dengan cara bermain yang lebih mengandalkan penguasaan bola dan umpan lambung ke sisi sayap, Evan sangat diperlukan di lini tengah Timnas Indonesia.

Ia lebih matang dalam cara bermain setelah berkompetisi di Liga Super Malaysia. Pemain Selangor FA itu layak bersaing dengan gelandang senior lain yang lebih banyak menghuni pos gelandang jangkar.


3. Rezaldi Hehanusa

Rezaldi Hehanusa tengah menjalani latihan bersama Timnas Indonesia.

Posisi bek sayap dianggap menjadi permasalahan Indonesia di Piala AFF 2016 lalu. Beny Wahyudi dan Abduh Lestaluhu dinilai bukan pilihan terbaik di pos tersebut.

Rezaldi atau kerap disapa Bule muncul sebagai salah satu bek sayap modern. Ia masih muda dan telah menjadi andalan di Persija Jakarta.

Terakhir, ia berhasil membawa Macan Kemayoran juara Piala Presiden 2018 dan menyabet penghargaan Pemain Muda Terbaik.

Rezaldi rajin membantu penyerangan dengan didukung akurasi umpan dan tendangan jarak jauh yang keras. Untuk saat ini, ia merupakan pilihan terbaik di posisi bek kiri, baik di level usia muda maupun senior.

Baca Juga

Meskipun nantinya baru akan menjalani debut di Piala AFF, ia telah memiliki pengalaman di SEA Games 2017 dan Asian Games 2018. Bekal tersebut sudah cukup bagi pemain berusia 22 tahun ini untuk naik level ke tingkat senior.

Ikuti Terus Berita Sport dan Asian Games 2018 hanya di INDOSPORT.

Evan DimasStefano LilipalyHansamu Yama PranataBeto GoncalvesAndritany ArdhiyasaPiala AFFLiga IndonesiaRezaldi HehanusaPiala AFF 2018

Berita Terkini