Diperbolehkan Datang ke Malang, Begini 4 Sikap Bonek
INDOSPORT.COM - Suporter Persebaya Surabaya yang menamakan diri mereka Bonek akhirnya mengambil sikap atas undangan dari General Manager Arema FC Ruddy Widodo ke Stadion Kanjuruhan, Malang.
Hal itu dideklarasikan Bonek usai melakukan pertemuan di Mapolrestabes Surabaya, Kamis (04/10/18) sore. Bonek bersikap untuk tidak datang ke Malang saat ini.
”Seluruh Bonek, baik di Surabaya maupun di Jawa Timur, baik individu maupun komunitas, untuk tidak ke Malang. Kesepakatan ini demi terciptanya situasi yang kondusif dan keamanan semua pihak,” kata juru bicara Bonek Cak Tulus dalam pertemuan itu.
Selain itu Bonek juga mengucapkan terima kasih kepada Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) Arema FC yang memberikan kuota sebanyak 50 orang untuk bisa hadir di Stadion Kanjuruhan.
”Kami percaya itu (undangan) adalah upaya menuju ke langkah perbaikan. Namun, momennya belum pas saat ini untuk ke Malang,” lanjut Cak Tulus sebagaimana dilansir laman resmi Persebaya.
1. Sikap Bonek
Salah satu yang melandasi sikap Bonek untuk tidak ke Malang adalah nyanyian rasis yang masih muncul dalam laga amal Arema FC vs Madura United pada Sabtu lalu (29/09/18). Berikut ini empat sikap Bonek.
1. Kami mengapresiasi pernyataan GM Arema FC Ruddy Widodo yang mengundang Bonek untuk bisa hadir di Stadion Kanjuruhan, Malang.
2. Kami meminta kepada rekan-rekan Bonek untuk menahan diri dengan tidak memaksa berangkan ke Malang.
3. Kami mengimbau rekan-rekan Bonek untuk menggelar Nonton Bersama di Halaman Polrestabes Surabaya sekaligus penggalangan danan korban gempa di Palu.
4. Semoga langkah Persebaya Surabaya berjuang demi kebanggaan di Malang diberikan kemudahan, kelancaran, dan keselamatan.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola dan Olahraga Lain Serta Serba-serbi Liga Indonesia di INDOSPORT.COM.