x

3 Alternatif Strategi yang Bisa Dipakai Timnas Indonesia U-19 untuk Kalahkan Jepang

Sabtu, 27 Oktober 2018 19:29 WIB
Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Yohanes Ishak
Skuat Timnas Indonesia U-19 jelang melawan Qatar U-19.

INDOSPORT. COM - Timnas Indonesia U-19 vs Jepang U-19 akan tersaji dalam laga perempat final gelaran Piala Asia U-19 2018. Berikut 3 strategi alternatif yang bisa dipakai Timnas U-19 untuk kandaskan Jepang.

Timnas U-19 lolos ke babak perempat final dengan cukup dramatis. Pada laga terakhir babak Grup A, Timnas U-19 yang tak diunggulkan di luar dugaan berhasil menundukan Uni Emirat Arab (UEA) U-19 dengan skor tipis 1-0.

Kemenangan itu lantas membawa Timnas U-19 berhak melangkahkan kakinya ke babak perempat final. Skuat asuhan Indra Sjafrie lolos dengan status runner-up Grup A.

Baca Juga

Melangkah ke babak perempat final, Timnas U-19 sudah ditunggu lawan berat, yakni Jepang U-19. Ya, Jepang selama ini memang terkenal sebagai salah satu negara besar di kancah sepak bola Asia. 

Apalagi, laga nanti juga menjadi pertaruhan terakhir bagi kedua negara demi bisa mendapat jatah tiket ke Piala Dunia U-20 2019 di Polandia. Jepang U-19 pun diprediksi juga bakal tampil maksimal, dan Timnas U-19 jelas akan mengalami kesulitan.

Baca Juga

Namun, segala kemungkinan tetap masih bisa terjadi di lapangan. Timnas U-19 tentu memiliki peluang yang sama dengan sang lawan untuk memenangkan pertandingan.

Timnas U-19 sendiri sepertinya perlu memperhatikan betul soal pemilihan strategi dalam laga esok. Berikut INDOSPORT mencoba merangkum tiga alternatif strategi yang bisa dipakai Timnas U-19 untuk bisa mengalahkan Jepang U-19. 


1. Parkir Bus

Para pemain Timnas Indonesia U-19 merayakan gol yang diciptakan Witan Sulaeman ke gawang UEA U-19

Jepang U-19 jelas bukan lawan sembarangan bagi Timnas U-19. Reputasi besar Jepang sebagai negara top di kancah sepak bola Asia jadi alasan terkuatnya.

Timnas U-19 pun lantas perlu hati-hati dalam soal pemilihan strategi untuk laga esok. Salah satu alternatif strategi yang bisa dipakai ialah 'parkir bus'.

Inter Milan bersama Jose Mourinho bahkan pernah berjaya dengan strategi parkir bus ini pada 2010 lalu, dan sukses meraih treble winner. Timnas U-19 jelas bisa meniru apa yang dilakukan Mourinho bersama Inter delapan tahun lalu tersebut.

Ya, strategi parkir bus akan membuat pertahanan Timnas U-19 menjadi semakin kuat. Strategi ini bakal menghindarkan Timnas U-19 dari bahaya kebobolan cepat yang mungkin akan berdampak pada turunnya mental bertanding Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan.


2. Serangan Balik Cepat

Todd Rivaldo Ferre dan Witan Sulaeman.

Strategi parkir bus pada umumnya akan diiringi dengan penggunaan strategi lainnya, yakni serangan balik cepat. Timnas U-19 bisa mengandalkan strategi ini untuk membongkar pertahanan Jepang.

Menjadi makin menjanjikan, lantaran Timnas U-19 diketahui juga memiliki pemain-pemain yang bisa mendukung penggunaan strategi ini. Kecepatan Todd Ferre, Witan Sulaeman, dan Egy Maulana Vikri, bisa dimaksimalkan Indra Sjafri untuk melakukan serangan balik ke jantung pertahanan Jepang.

Baca Juga

3. Maksimalkan Skema Set-Piece

Todd Rivaldo Ferre mencetak tiga gol untuk Timnas Indonesia U-19 saat melawan Qatar U-19.

Timnas U-19 juga bisa memaksimalkan setiap kesempatan set-piece untuk memenangkan laga vs Jepang U-19 esok. Apalagi, Timnas U-19 juga memiliki catatan baik soal set-piece ini.

Baca Juga

Buktinya sudah tertera jelas dalam laga kedua babak grup kontra Qatar U-19. Dalam pertandingan itu, Timnas U-19 bisa mencetak total tiga gol hanya melalui skema tendangan bebas saja.

Terus Ikuti Berita Sepak Bola Timnas Indonesia U-19 dan Olahraga Lainnya di INDOSPORT.COM