3 Kisah Tragis yang Harus Dilalui Timor Leste untuk Bisa Bertanding Lawan Indonesia
INDOSPORT. COM - Timnas Indonesia akan melakoni pertandingan kedua babak grup gelaran Piala AFF 2018 dengan menghadapi Timor Leste. Jelang laga tersebut, sang lawan, Timor Leste harus melalui beberapa kisah tragis terlebih dahulu.
Ya, gelaran kompetisi sepak bola Asia Tenggara, Piala AFF 2018 telah memasuki matchday kedua. Pada hari Selasa (13/11/18) ini, Timnas Indonesia akan bertanding menjamu Timor Leste di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pukul 19.00 WIB.
Pada laga nanti, Timor Leste diyakini akan memberikan kemampuan terbaiknya. Bagaimana tidak, untuk bisa mencapai pertandingan melawan Timnas Indonesia, Timor Leste diketahui harus terlebih dahulu melalui beberapa kisah tragis.
Ya, kisah-kisah tragis itu bisa saja menjadikan kekuatan Timor Leste menjadi berkali lipat lebih ganas. Hal ini tentunya wajib diwaspadai Timnas Indonesia jika tak ingin terjungkal sore nanti.
Lalu, apa sajakah kisah-kisah tragis yang telah dilalui skuat Timor Leste tersebut? INDOSPORT mencoba merangkumnya dalam ulasan berikut ini.
1. Absen Sangat Lama
Timor Leste perlu melalui beberapa kisah tragis sebelum berhadapan dengan Timnas Indonesia pada laga sore nanti. Kisah tragis yang pertama terkait sejarah keikutsertaan Timor Leste di ajang Piala AFF.
Ya, sebelum gelaran tahun ini, Timor Leste ternyata sudah cukup lama absen menghiasi gelaran Piala AFF. Terakhir kali Timor Leste ikut serta ialah 14 tahun lalu, atau tepatnya pada tahun 2004.
Tahun 2018 ini akhirnya Timor Leste bisa masuk kedua kalinya ke ajang Piala AFF. Hal itu didapat berkat kemenangan atas Brunei Darussalam pada babak kualifikasi.
2. Menjalani Laga Kandang Usiran
Cobaan terus menerpa skuat Timor Leste pasca berhasil memastikan diri lolos ke gelaran Piala AFF 2018. Kisah tragis pun lagi-lagi harus dilalui Timor Leste, dan kali ini berkaitan dengan kualitas stadion.
Ya, Timor Leste ternyata tidak memiliki stadion sepak bola yang kualitasnya bisa memenuhi standar AFF. Stadion nasional milik Timor Leste, Municipal Stadium Dili, memiliki kualitas lampu sorot yang berada di bawah standar AFF.
Kapasitas pencahayaan yang dimiliki Municipal Stadium Dili hanya 668 Lux. Sementara, menurut standar AFF, sebuah stadion harus memiliki kapasitas pencahayaan sekitar 1300-1500 Lux untuk bisa menggelar pertandingan.
Alhasil, kekurangan tersebut memaksa Timor Leste tak bisa memainkan laga kandangnya dalam gelaran Piala AFF 2018 di negaranya sendiri. Bahkan, pada laga perdananya melawan Thailand, Timor Leste yang bertindak sebagai tim tuan rumah justru meminjam stadion milik Thailand, Rajamangala National Stadium.
3. Dibantai Thailand Tanpa Ampun
Kisah tragis kembali harus menimpa Timor Leste saat melakoni laga perdana Piala AFF 2018. Berjumpa Thailand, Timor Leste dibantai tanpa ampun oleh lawannya itu.
Ya, Timor Leste harus menerima kenyataan pahit takluk dari Thailand dengan skor sangat mencolok, 7-0. Kebobolan tujuh gol tanpa balas jelas menjadi pukulan tersendiri bagi Timor Leste sebelum menghadapi Timnas Indonesia.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola Piala AFF 2018 dan Berita Olahraga Lainnya di INDOSPORT.COM