Beruntung! 5 Pelatih Ini ‘Selamat’ Hingga Akhir Liga 1 2018
INDOSPORT.COM - Tinggal satu pertandingan lagi, kompetisi sepak bola paling bergengsi di Indonesia, Liga 1 bakal resmi tutup buku untuk musim 2018. Meski tinggal satu pertandingan, persaingan di atas maupun di bawah tetaplah panas.
Di papan atas, Persija Jakarta dan PSM Makassar harus bersaing hingga pekan terakhir untuk menentukan siapa bakal menjadi yang terbaik di Indonesia. Persaingan di papan bawah juga tak kalah sengitnya, sebanyak 5 tim sepak bola yang akan saling sikut untuk menyelamatkan diri dari jeratan degradasi.
Penentuan gelar juara dan siapa yang bakal terdegradasi harus ditentukan di laga terakhir, itu artinya persaingan di musim ini adalah yang paling ketat dibanding musim lalu. Tetapi, di balik persaingan yang sangat kompetitif itu, tersimpan sebuah fakta kalau banyak pelatih yang silih berganti datang dan dipecat.
Sebanyak 13 tim di Liga 1 2018 telah melakukan sejumlah pergantian pelatih akibat tren buruk yang dialami oleh tim di sepanjang musim. Itu artinya hanya ada 5 pelatih yang bisa menjaga kebersihan CV-nya dari noda pemecatan oleh para manajemen klub yang tidak puas dengan timnya.
Berikut portal berita olahraga INDOSPORT ulas dalam deretan 5 pelatih sepak bola yang ‘selamat’ dari pemecatan atau pengunduran diri di Liga 1 2018
1. Stefano Cugurra â Persija Jakarta
Arsitek asal Brasil yang digadang-gadang bakal melatih Timnas Indonesia itu adalah sosok yang bukan berarti tidak tersentuh dengan kata pemecetan. Sesungguhnya pada musim lalu, pelatih Persija Jakarta yang lebih akrab disapa Teco itu santer diberitakan akan dipecat oleh manajemen.
Akan tetapi, Teco perlahan mulai menunjukan tajinya sebagai pelatih jempolan di Indonesia. Persija Jakarta di musim ini sudah dibawanya menjadi juara Piala Presiden dan kini sedang bersaing untuk menjadi juara Liga 1 Indonesia 2018.
Salah satu kunci dari keberhasilan dari Teco bersama Persija Jakarta adalah pada pertahanan yang kuat. Bahkan hingga pekan ke-33, Persija Jakarta baru kebobolan 35 gol saja di musim ini sekaligus menjadi tim sepak bola dengan pertahanan paling sedikit kebobolan di Liga 1.
Robert Rene Alberts – PSM Makassar
Pelatih yang satu ini juga santer diberitakan bakal menangani Timnas Indonesia berkat kepiawaiannya dalam membawa PSM Makassar konsisten berada di papan atas. Bahkan di musim ini, Robert Rene Alberts berkesempatan membawa PSM Makassar menjadi juara Liga 1 2018.
Salah satu kelebihan yang dimiliki oleh Robert Rene Alberts adalah kemampuannya dalam membuat tim tampil atraktif dalam setiap pertandingan sepak bola. Apalagi, Robert Rene Alberts kerap mempercayakan posisi pada pemain muda Indonesia.
Sesuatu yang sangat positif bagi perkembangan sepak bola Indonesia yang saat ini sedang terpuruk. Pemain-pemain muda yang diorbitkan Robert Rene Alberts antara lain Asnawi Mangkualam dan kiper Hilman Syah yang baru berusia 21 tahun.
2. Mario Gomez â Persib Bandung
Pelatih yang miliki portofolio menterang dengan mengantarkan Johor Darul Ta’zim menjadi juara Piala AFC itu, merupakan pelatih papan atas di Indonesia. Hal itu ia buktikan dengan penampilan gemilang Persib Bandung di awal musim ini.
Sayang beberapa faktor menerpa Persib Bandung secara perlahan telah menggembosi kekuatan tim sejak pertengahan putaran kedua. Alhasil, peluang Persib Bandung untuk meraih gelar juara Liga 1 musim ini harus tertutup setelah tertinggal dengan poin yang cukup jauh dari PSM Makassar dan Persija Jakarta.
Meski begitu, secara keseluruhan, Mario Gomez dinilai telah cukup sukses dalam membangun tim yang miliki mental juara. Oleh karena itu, posisi Mario Gomez untuk dijatuhkan sangatlah sulit meski sudah diterpa berbagai isu internal.
3. Simon McMenemy â Bhayangkara FC
Mantan pelatih Filipina ini adalah kunci bagaimana Bhayangkara FC menjadi kuda hitam di Liga 1 sejak musim lalu. Bahkan, ia mampu mengantarkan Bhayangkara FC menjadi juara Liga 1 musim lalu dengan penampilan konsisten di sepanjang putaran kedua.
Di musim ini, meski gagal mempertahankan gelar juara, Simon McMenemy tetap mampu membawa Bhayangkara FC bersaing di papan atas. Penampilan yang sangat kompak dari Bhayangkara FC adalah buah kerja keras dari Simon McMenemy di kursi pelatih.
Oleh karena itu, posisi Simon McMenemy sangatlah tidak mungkin untuk dilengserkan dari kursi pelatih. Bahkan beberapa kabar menyebutkan, jika Simon masuk dalam bursa calon pelatih Timnas Indonesia.
Jacksen Tiago – Barito Putera
Pelatih yang sudah banyak makan asam garam di percaturan sepak bola Indonesia ini adalah sosok yang sangat penting dibalik Barito Putera musim ini. Bahkan Barito Putera sempat bersaing di papan atas pada awal musim ini.
Tapi, absennya beberapa pemain penting telah membuat kapal bernama Barito Putera terombang-ambing terlempar dari papan atas. Beruntung, Jacksen F Tiago tetap mampu berdiri kokoh menahan kejatuhan Barito Putera yang semakin dalam.
Alhasil Jacksen F Tiago berhasil mempertahankan Barito Putera untuk setidaknya bertahan di papan tengah musim ini. Pencapaian dari pelatih Brasil itu membuat posisinya sangatlah aman dari ancaman pemecatan dari manajemen.
Terus Ikuti Update Liga 1 dan Berita Sepak Bola Indonesia Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM