Mengharukan! Ini Alasan M Rahmat Pukul Suporter PSM Makassar
INDOSPORT.COM - Salah satu winger PSM Makassar, Muhammad Rahmat menjadi buah bibir pada akhir pekan lalu saat PSM menjamu PSMS Medan di laga terakhir Liga 1 2018, Minggu (09/12/18) kemarin.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Andi Mattalata itu, Rahmat terlibat kontak fisik dengan salah seorang suporter tuan rumah, lantaran menyalakan flare di tribun stadion.
Pemain berusia 30 tahun itu mengaku lepas kendali karena sudah kehabisan tenaga dan suara untuk meminta suporter menghentikan aksi bakar flare tersebut.
"Saya benar-benar lepas kendali, spontan, dan refleks melakukan kekerasan itu. Setelah kejadian itu saya menangis di pagar tribun," kata Rahmat saat dihubungi INDOSPORT.
Apa yang dilakukan Rahmat bukan tanpa alasan. Hal tersebut dilakukan agar wasit tidak menghentikan pertandingan sebanyak tiga kali, karena ada flare dan PSM dinyatakan kalah WO.
Padahal pertandingan tersebut cukup penting untuk menjaga tim Juku Eja meraih gelar Liga 1 meskipun harus bergantung dengan pertandingan tim lain.
"Sembilan tahun saya di PSM dan saya merasa saat itu, tahun inilah momen terbaik untuk juara. Tapi yah, kita tahu lah hasilnya bagaimana," bebernya.
Terlepas dari semua itu, Rahmat menyadari bahwa apa yang telah ia lakukan tidak bisa dibenarkan. Oleh karena itu, ia siap bertanggung jawab atas apa yang sudah ia lakukan.
"Saya mengaku salah. Saya berlaku dzolim kepada orang lain. Terkhusus kepada Dul. Saya sudah minta maaf tapi di luar itu saya siap menerima konsekuensinya," tandasnya.