x

Dihukum Seumur Hidup, Bambang Suryo Anggap Komdis PSSI Buat Dagelan Versi Baru

Kamis, 27 Desember 2018 14:58 WIB
Editor:
Bambang Suryo menilai sanksi seumur hidup dari Komdis PSSI sebagai dagelan bola versi baru. Lantaran menjatuhkan sanksi serupa dgn berbeda kasusnya.

INDOSPORT.COM - Bambang Suryo langsung angkat bicara pasca turunnya sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin PSSI (Komdis PSSI). Sanksi berat itu berupa larangan berkecimpung di sepak bola Tanah Air di lingkup PSSI, selama seumur hidup atas percobaan suap yang dilakukannya.

Hal itu merujuk pada kasus kongkalikong dengan PS Ngada, berbentuk rayuan untuk sama-sama lolos ke Liga 2 tahun ini. Ajakan itu juga menyertakan uang sebesar Rp100 juta guna memuluskan akal bulus itu agar mencapai tujuan.

Pertimbangan itu lah yang dianggap tak masuk akal oleh Bambang Suryo. Pasalnya, sanksi seumur hidup yang dialaminya tergolong aneh sehingga menganggapnya sebagai dagelan bola versi baru.

Baca Juga

Status dia sendiri sebagai Manajer tim Persekam Metro FC di Liga 3, juga atas penghapusan sanksi yang dilakukan oleh kepengurusan PSSI di bawah pimpinan Edy Rahmayadi.

"Tahun 2015 dulu saya kena sanksi seumur hidup oleh Komdis waktu itu. Saya sudah dapat pemutihan, lalu sekarang dihukum seumur hidup lagi oleh Komdis," kata BS, panggilan akrabnya kepada jurnalis.

"Ibaratnya, saya ini sudah mati. Lalu dihidupkan lagi, sekarang mati lagi. Dan mungkin ke depannya saya bisa hidup lagi," sambungnya melalui konferensi pers di Kota Malang, siang tadi.

Ia pun kembali mempertanyakan perihal sanksi seumur hidup yang menjeratnya. Pasalnya, kadar kasus yang dialaminya kini jauh berbeda dengan sanksi serupa pada 2015 silam.

"Ya harus dibaca dan diteliti lagi kata-kata nya. Kalau dulu, sanksi seumur hidup saya kan atas kasus match fixing. Sekarang kan tidak," ungkap BS.

"Sekarang saya justru ingin membawa sepak bola Indonesia menjadi bersih, dengan jalan mengungkap itu semua. Lha kok saya yang jadi korban," imbuhnya.

Lagipula, ia juga merasa tidak pernah merasa dipanggil untuk sekedar mengikuti sidang untuk menyelesaikan kasus tersebut.

Baca Juga

"Tidak pernah ada panggilan. Lha wong sanksi saja saya tidak pernah dikirim surat, tahunya malah di media sosial dan media," pungkasnya.

Terus Ikuti Perkembangan Sepak Bola Seputar Liga 1 Hanya di INDOSPORT.COM

PSSIBambang SuryoLiga Indonesia

Berita Terkini