Pemain Jadi Sasaran Rasis Fans Usai Gagal Penalti, Fulham Ambil Tindakan
INDOSPORT.COM - Pemain Fulham, Aboubakar Kamara menjadi sasaran rasis para fans di media sosial karena gagal mengeksekusi tendangan penalti saat melawan Huddersfield Town dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-20 akhir pekan lalu. Usai pemainnya dilecehkan, Fulham pun bergerak cepat mengambil tindakan.
Kemarahan para fans ini dipicu karena Kamara sejatinya bukanlah pilihan utama pelatih Fulham, Claudio Ranieri untuk melakukan tendangan 12 pas.
Namun, ia nekat merebut bola dari Aleksandar Mitrovic yang dipercaya Ranieri untuk menjadi eksekutor. Setelah beradu argumen dengan Mitrovic, eksekusi penalti Kamara mampu ditepis kiper Huddersfield Town. Hal tersebut menimbulkan kemarahan fans.
Bahkan Ranieri juga jengkel dengan Kamara dan mengeluarkan pernyataan ingin membunuh pemainnya tersebut. Fans yang marah dengan ulah Kamara ini kemudian menyerbu akun media sosialnya dan melayangkan ejekan bernada rasis.
Menanggapi hal ini, Fulham akhirnya turun tangan. Mereka mengatakan akan mengambil tindakan tegas sekuat mungkin usai Kamara dilecehkan secara rasis.
"Kami menyadari bahwa banyak komentar yang merusak dan menyakitkan telah diposting di akun media sosial Aboubakar Kamara, dan sebagai klub yang membanggakan diri pada rasa hormat dan kesopanan, kami mengutuk siapa pun yang mungkin terkait dengan aktivitas menjijikkan ini," sebuah pernyataan dari klub.
Ikuti Terus Berita Sepak Bola Liga Inggris dan Berita Olahraga lainnya di INDOSPORT