x

3 Hal yang Bakal Terjadi jika Gelar Persija Dicabut

Minggu, 27 Januari 2019 09:50 WIB
Editor: Prio Hari Kristanto
Logo Persija Jakarta

INDOSPORT.COM - Tersangka kasus pengaturan skor, Vigit Waluyo, membuat heboh sepak bola nasional berkat pernyataannya mengenai juara Liga 1 2018 yang telah di-setting

Dalam sebuah jumpa pers pertengahan pekan ini, Vigit Waluyo megeluarkan pernyataan yang memojokkan kubu Persija Jakarta

"Karena dalam penjadwalan itu tampak sekali bahwa siapa yang bertanding di awal dan bertanding sampai pada penutupan terakhir itu biasanya mereka yang digadang-gadang untuk prestasi yang baik," ujar Vigit.

Baca Juga

Manajemen Persija pun tak terima atas pernyataan tersebut. Chief Operating Officer (COO) Persija Jakarta, Rafil Perdana, menaruh rasa kecewa dengan Vigit Waluyo

Bagi Rafil, pernyataan mantan petinggi PS Mojokerto Putra ini tidak beradasar. Bahkan Rafil siap menjabarkan perjalanan Persija selama mengarungi musim kompetisi 2018.

"Kalau saudara Vigit mengatakan klub yang main di awal dan akhir sebagai tuan rumah bisa di-setting sebagai juara, mari kita review lagi jadwal pertandingan Persija pada Liga 1 tahun 2018," kata Rafil.

Proses penyelidikan dari Stagas Antimafia Bola memang masih terus berlanjut. Mereka pun akan menyelidiki kemungkinan adanya praktik pengaturan skor di Liga 1. 

Lalu, jika omongan dari Vigit Waluyo ternyata terbukti benar, tentu saja hal tersebut menjadi pukulan telak bagi Persija. Ada kemungkinan gelar juara mereka akan tercabut. 

Jika gelar tersebut harus dicabut, kira-kira hal-hal apa saja yang akan terjadi? Berikut kami rangkum kemungkinan-kemungkinannya. 


1. 1. Protes Besar The Jakmania

Aksi Pemain Persija Jakarta dan Jakmania konvoi setelah menjuarai Liga 1 2018.

The Jakmania merupakan elemen penting dalam perjuangan Persija meraih gelar juara musim lalu. Tak hanya musim lalu, mereka pun terus menjadi bagian penting dalam perjalanan tim. 

Tentunya, jika gelar Persija dicabut, akan ada kekecewaan besar dari The Jakmania di seluruh Indonesia. 

Segala jerih payah dukungan yang mereka berikan akan terasa terbuang percuma begitu saja. 

Maka dari itu, akan sangat mungkin timbul pergolakan dan protes besar dari para Jakmania jika Satgas atau pun Komisi Disiplin PSSI memutuskan mencabut gelar Persija.

Demonstrasi di jalan maupun serangan-serangan di dunia maya dari para Jakmania akan marak kita jumpai.


2. 2. PSM Juara Liga 1 2018?

Aksi selebrasi Marc Klok bersama rekan-rekannya di PSM.

Seperti kejadian-kejadian serupa di belahan dunia lain, jika gelar juara suatu tim dicabut, maka tim runner up (atau di bawahnya) akan ketiban durian runtuh dengan memperoleh gelar juara. 

Dalam kasus ini, PSM Makassar merupakan tim yang persis ada di bawah Persija dalam perburuan gelar juara Liga 1 2018. 

Besar kemungkinan gelar juara akan jatuh ke tangan PSM layaknya Inter Milan yang mendapat 'hadiah' scudetto tahun 2006 ketika Juventus dan AC Milan kedapatan terlibat Calciopoli. 


3. 3. Eksodus Pemain

Foto para pemain Persija Jakarta sebelum laga pertandingan sore tadi

Delegitimasi akan terjadi di tubuh Persija jika gelar juara dicabut. Akan terjadi ketidaknyamanan yang luar biasa di antara para pemain. 

Tentunya mereka tak ingin dicap berada di tim yang ketahuan bermain kotor. Bisa jadi para pemain pun stres, layaknya apa yang menimpa Gianluca Pessotto di Juventus dulu. 

Baca Juga

Eksodus pemain besar-besaran pun sangat mungkin terjadi. Para pemain bakal lebih memilih merumput bersama tim lain yang tidak mendapatkan stigma negatif. 

Terus Ikuti Liga Indonesia dan Bertia Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM

Persija JakartaLiga IndonesiaLiga 1TRIVIAVigit Waluyo

Berita Terkini