Kisah Fans Berat LaLiga: Rela Dibully karena Sendirian Gilai Valencia
INDOSPORT.COM – Clinton Ifeanyi McDubus tidak akan pernah mengira akan menjadi satu-satunya penggemar klub LaLiga Spanyol, Valencia, di negaranya, Nigeria.
Menjadi penggemar Valencia di antara mayoritas pendukung Barcelona dan Real Madrid terasa begitu berat. Itulah yang dirasakan Clinton yang tinggal di Lagos, Nigeria.
“Ketika saya masih muda, sangat sulit bagi saya untuk dapat menonton semua pertandingan mereka (Valencia) karena saya merupakan satu-satunya penggemar Valencia di situ!” kata Clinton.
Benih-benih cinta Clinton kepada Valencia tumbuh ketika ia menyaksikan pertandingan Arsenal vs Valencia di Highbury pada tahun 2001.
“Mendieta, Canizares. Kily Gonzalez… Saya juga menyukai para penggemarnya, terutama semangat mereka dalam memberi dukungan, serta gaya bermain tim yang sangat hebat. Sejak hari itu, saya menjadi penggemar Valencia,” ungkapnya.
Berada di belahan dunia yang dikuasai oleh penggemar Barcelona dan Real Madrid membuat Clinton kesulitan untuk mengakses segala hal mengenai Valencia, baik itu siaran pertandingan maupun merchandise.
“Saya harus pergi ke tempat nonton bareng dan warnet untuk menyaksikan pertandingan, namun itu pun sangat sulit bagi saya.”
“Saya hanya bisa menyaksikan siaran ulang setelah pertandingan. Tapi, sekarang setidaknya saya bisa membayar siaran kabel sehingga saya bisa menyaksikan mereka dengan tenang di rumah,” terang Clinton.
Clinton pernah kesulitan mencari jersey Valencia di negaranya. Pada tahun 2017, ia pernah di-bully oleh netizen di media sosial Twitter karena membela tim kebanggaannya, Valencia.
Loyalitas Clinton mendapatkan perhatian akun resmi Valencia. Clinton memanfaatkan kesempatan itu untuk menggalang bantuan demi memperoleh jersey Valencia.
Clinton mendapatkan tantangan 5.000 retweet untuk satu jersey dan 10.000 retweet untuk dua jersey. Dengan penuh kegigihan, pria yang mengidolakan Vicente berhasil mendapatkan jersey Valencia yang langsung dikirim ke Nigeria.
Meski viral di media sosial, Clinton belum pernah menyaksikan secara langsung pertandingan Valencia di Estadio Mestalla. Itu masih menjadi mimpi terbesar Clinton hingga saat ini.