Berpisah dengan Maurizio Sarri Tak Bikin Bintang Chelsea Patah Hati
INDOSPORT.COM - Gelandang Chelsea, Jorginho, mengaku tidak bersedih atas kepergian Maurizio Sarri yang memilih kembali ke Italia dan menukangi Juventus.
Seperti yang diberitakan Calcio24News, gelandang sepak bola berusia 27 tahun tersebut merasa tidak sedih dengan kepergian mantan pelatihnya tersebut. Baginya memang sudah waktunya untuk keduanya berpisah. Seperti diketahui keduanya telah bekerjasama sejak masih membela Napoli.
"Sedih atas kepergian (Maurizio) Sarri? Tidak. Dia adalah pelatihku dan kami telah bekerjasama dalam beberapa tahun ini. Tapi saat ini adalah waktu yang tepat untuk berpisah," ujar pria bernama lengkap Jorge Luiz Frello.
Bahkan Jorginho mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Maurizio Sarri karena memberinya kesempatan untuk tumbuh dan belajar bersama pelatih berusia 60 tahun tersebut baik semasa di Napoli dan Chelsea.
"Saya hanya bisa bersyukur dan berterima kasih kepadanya karena memberiku kesempatan untuk tumbuh dan belajar banyak hal darinya," pungkasnya kepada Sky Sports.
Baik Jorginho dan Sarri telah bekerjasama selama empat musim. Pemain berpaspor Italia tersebut bahkan menjadi otak dari permainan pelatih Juventus tersebut yang membuat rumor kepindahan pria kelahiran Brasil ini ke Turin berhembus kencang.
Namun, Jorginho memutuskan bertahan di Chelsea dan menghormati kontraknya. Bahkan pelatih anyar The Blues, Frank Lampard, menyukai gaya permainanya dan menjadikannya salah satu pemain kunci dalam formasi yang akan ia terapkan.