x

Jejak 3 Pelatih Indonesia yang Lebih Pilih Mengabdi untuk Timor Leste

Kamis, 8 Agustus 2019 11:16 WIB
Penulis: Luqman Nurhadi Arunanta | Editor: Lanjar Wiratri
Eks pemain Timnas Indonesia Miro Baldo Bento yang pindah warga negara ke Timor Leste

INDOSPORT.COM – Pelatih asal Indonesia, Andi Santoso, berada di sisi Timor Leste pada turnamen Piala AFF U-18 2019. Pada Kamis (08/08/19) pukul 16.00 WIB, ia akan menghadapi timnas U-18.

Andi Santoso sukses mengantarkan Timor Leste meraih kemenangan pertama di laga awal Grup A. Seolah menyaingi Indonesia U-18 yang menang 7-1 atas Filipina, Timor Leste menghajar Brunei dengan skor 7-2.

Timor Leste kini menempel ketat Indonesia U-18 di klasemen sementara Grup A Piala AFF U-18 2019 bersama Myanmar yang juga sama-sama mengoleksi 3 poin.

Baca Juga

Mengabdi untuk negara lain bukanlah tugas mudah. Berstatus sebagai pelatih asing, tuntutan prestasi tentu menjadi kewajiban bagi mereka yang merantau ke Timor Leste.

Sebagai negara yang masih berkembang soal urusan sepak bola, Timor Leste juga menjadi tempat yang menantang bagi pelatih Indonesia untuk mengadu nasib.

Siapa sajakah pelatih Indonesia yang pernah melatih di Timor Leste? Berikut portal berita olahraga INDOSPORT menghadirkannya untuk Anda.


1. Andi Santoso

Andi Santoso, pelatih Timor Leste U-18 asal Indonesia

Nama Andi Santoso melambung ketika membawa Sriwijaya FC U-21 juara pada tahun 2013. Pada tahun 2015, ia pernah membawa klub kasta 4 Brasil, Bangu Atletico Clube, juara BTV International Football Tournament di Vietnam.

Setelah itu, karier Andi Santoso terpantau hingga ke Timor Leste. Pada 2016, ia sempat ditawari untuk melatih timnas U-19, namun saat itu ia masih menangani Timor Leste U-19 untuk Piala AFF.

Pada tahun 2017, Andi Santoso menjadi pelatih klub Timor Leste, Atletico Ultramar FC. Ia berhasil mengantarkan timnya meraih double winner.

Baca Juga

Atletico Ultramar FC sukses meraih juara turnamen 12 November Cup dan juara kasta kedua Liga Timor Leste. Andi Santoso nyaris menggondol treble winner andai tak kalah di final Piala Super Taca.

Kini, Andi Santoso melatih Timor Leste U-18 di Piala AFF U-18 2019. Laga awalnya berjalan mulus dengan membawa Timor Leste menang 7-2 atas Brunei Darussalam, Selasa (06/08/19).


2. Miro Baldo Bento

Miro Baldo Bento penyerang asal Timor Leste saat bermain untuk PSM Makassar & Persija Jakarta.

Lahir di Dili, Portuguese Timor pada 4 Juni 1975 silam, nama Miro Baldo Bento terkenal sebagai striker tajam timnas Indonesia di era 90-an.

Miro memulai karier di Arseto Solo pada tahun 1992. Sempat berlabuh ke Persija Jakarta, Miro sukses membawa PSM Makassar juara Liga Indonesia 1999/00.

Ia pernah memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF 1998 dan meraih gelar top skor. Namun sayangnya, Miro memilih kewarganegaraan Timor Leste pada 2000.

Baca Juga

Miro tetap merumput di Liga Indonesia meski berstatus sebagai pemain asing sampai akhirnya gantung sepatu pada tahun 2010. Ia lantas mulai meniti karier sebagai pelatih.

Pada November 2018, Miro muncul ke permukaan publik Indonesia sebagai lawan. Di Piala AFF 2018, Miro dan Timor Leste kalah dari timnas Indonesia di Gelora Bung Karno dengan skor 1-3.


3. Pudji Handoko

Julian Mancini resmi memperkuat klub asal Timor Leste, Assalam FC.

Pudji Handoko merupakan mantan pelatih Persegres Gresik United di Liga 2 2018. Setelah didepak pada putaran kedua, Pudji dipinang klub Timor Leste, Assalam FC.

Pelatih asli Gresik itu mulai melatih Assalam FC pada Juli 2019. Kabarnya, Pudji menerima tawaran Assalam FC karena dijanjikan menjadi pelatih Timor Leste U-23 jika sukses membawa klubnya juara.

Selain itu, Presiden Assalam FC, Ipolito Soares, tertarik mendatangkan Pudji karena pelatih berusia 38 tahun tersebut punya pengalaman melatih pemain muda.

Baca Juga

“Karena kami punya visi yang sama. Dia (Pudji) juga punya trek rekor bagus saat menangani pemain muda,” kata Ipolito seperti dilansir dari akun resmi klub Assalam FC.

Pudji bukanlah sosok asal Indonesia pertama yang didatangkan Assalam FC. Klub berideologi Islam itu pernah merekrut Markus Horison dan pemain muda Lampung Sakti, Julian Mancini.

Timor LestePelatihBola InternasionalTimor Leste U-19TRIVIABola Indonesia

Berita Terkini