x

Menang Atas China, Ini 3 Hal yang Masih Perlu Diperbaiki Timnas Indonesia U-19

Jumat, 18 Oktober 2019 07:35 WIB
Penulis: Petrus Tomy Wijanarko | Editor: Matheus Elmerio Giovanni
Selebrasi pemain Timnas Indonesia U-19, Bagus Kahfi, merayakan gol bersama teman satu timnya ke gawang China U-19 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (17/10/19).

INDOSPORT. COM - Meski baru saja menuai kemenangan atas China, Kamis (17/10/19), timnas Indonesia U-19 tetap masih perlu melakukan perbaikan di sejumlah sektor.

Hasil manis memang didapat timnas Indonesia U-19 dalam laga uji coba kontra China. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pasukan Fakhri Husaini sukses meraih kemenangan 3-1.

Tiga gol Timnas Indonesia U-19 secara bergantian disumbangkan oleh Bagus Kahfi (13'), Fajar Fathur Rachman (25'), dan Alfeandra Dewangga (35'), sementara China membalas lewat eksekusi penalti Qianglong Tao pada menit ke-63.

Baca Juga

Timnas Indonesia U-19 jelas berhak berbangga atas hasil tersebut. Laga uji coba yang sengaja digelar untuk masa persiapan menjelang Kualifikasi Piala Asia 2020 ini menjadi sebuah modal berharga sebelum berlaga di panggung sebenarnya.

Namun, Bagus Kahfi dkk. tak boleh terlalu lama larut dalam euforia. Ada sejumlah sektor yang masih perlu diperbaiki, agar ke depannya permainan timnas Indonesia U-19 lebih sempurna lagi.

Lalu, apa sajakah sektor yang masih harus diperbaiki Timnas Indonesia U-19? INDOSPORT coba mengulasnya ke dalam rangkuman berikut.

Konsistensi Permainan

Laga Timnas Indonesia U-19 versus China U-19 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (17/10/19).

Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan meyakinkan 3-1 saat menjamu China dalam laga uji coba di Stadion Gelora Bung Tomo. Walau menang, ada satu kekurangan yang masih nampak dari permainan Skuat Garuda, yakni konsistensi.

Pada awal babak pertama, Indonesia U-19 begitu menggempur pertahanan China, bahkan sudah mampu mencetak gol beruntun sebelum turun minum.

Sayangnya, ketajaman serangan timnas Indonesia U-19 tak bisa terulang di babak kedua. Justru kubu China yang berhasil memperkecil jarak pada menit ke-63.

Baca Juga

Padahal, Indonesia U-19 sempat berulang kali mendapatkan peluang. Penyelesaian akhir yang buruk dan konsistensi permainan menjadi pekerjaan rumah yang masih harus diperbaiki ke depannya.

Hal ini pun diakui oleh pelatih Fakhri Husaini. Dia mengungkapkan bahwa tim asuhannya menciptakan banyak peluang yang harusnya bisa menambah keunggulan Indonesia U-19.

Pengalaman Bertanding

Laga Timnas Indonesia U-19 versus China U-19 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (17/10/19).

Kemenangan atas China dalam laga uji coba kemarin tentu menjadi sebuah modal berharga menjelang Kualifikasi Piala Asia U-19 2020. Namun, pelatih Fakhri Husaini tetap memberikan evaluasi khusus kepada anak asuhnya.

Menurut Fakhri, para pemain yang tergabung di timnas Indonesia U-19 masih minim jam terbang. Faktor ini harus ditingkatkan lagi agar ke depannya Skuat Garuda bisa memiliki mental bertanding sekuat baja.

"Mereka masih berusia 18 tahun, bahkan ada yang 17 tahun. Tentu mereka butuh lebih banyak lagi pertandingan dan juga evaluasi," kata Fakhri Husaini dalam konferensi pers usai pertandingan, Kamis (17/10/19).

"Jika semua ini berjalan, mereka bisa lebih banyak menghadapi situasi yang berbeda di setiap laga. Tekanan-tekanan di setiap pertandingan juga pasti berbeda-beda," imbuh Fakhri.

Antisipasi Umpan Terobosan

Laga Timnas Indonesia U-19 versus China U-19 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Kamis (17/10/19).

Timnas Indonesia U-19 mungkin masih harus memperbaiki kualitas lini belakangnya. Terutama ketika harus menghadapi situasi bertahan mengantisipasi umpan terobosan lawan.

Dalam laga kontra China, Indonesia U-19 memang hanya kebobolan lewat titik putih, tapi sebelum terjadinya pelanggaran di area terlarang, ada celah pada sisi kiri pertahanan. Kekosongan inilah yang mudah dieksploitasi oleh umpan terobosan pemain China.

Kesalahan seperti ini jelas harus diminimalisir ke depannya. Apalagi jika timnas Indonesia U-19 ingin tampil dengan skema menyerang, kekokohan lini belakang jelas jadi hal yang wajib diperhatikan.

ChinaFakhri HusainiTimnas IndonesiaBola InternasionalTimnas Indonesia U-19Bagus KahfiKualifikasi Piala Asia U-19 2020

Berita Terkini