CEO PSM Benarkan Isu Keterlambatan Gaji, Tapi...
INDOSPORT.COM - CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, membenarkan isu keterlambatan gaji yang telah beredar di kalangan suporter dalam beberapa bulan terakhir. Tapi, ia menyebut keterlambatan gaji pemain, pelatih, dan staf tidak sampai berbulan-bulan.
Isu keterlambatan gaji di tubuh PSM telah berembus kencang di kalangan suporter dan media Makassar sejak empat bulan terakhir. Bahkan, ada yang menyebutkan kalau pemain tidak menerima gaji selama dua sampai empat bulan lamanya.
Hal tersebut ditengarai menjadi salah satu penyebab hancurnya performa Marc Klok dkk. pada laga tandang di ajang Shopee Liga 1 2019. PSM belum pernah meraih kemenangan dan hanya meraih tiga hasil imbang dari 16 laga tandang.
Namun, isu keterlambatan gaji selama berbulan-bulan tersebut dengan tegas dibantah CEO Munafri Arifuddin kepada awak media olahraga Makassar setelah laga kandang terakhir PSM di ajang Liga 1 2019 melawan PSS Sleman, Minggu (15/12/19).
"Kalau keterlambatannya bukan dibilang dua sampai tiga bulan, paling cuma beda beberapa hari saja. Kan kami ditegur kalau seperti itu," ungkap Munafri yang akrab disapa Appi ini.
Selain isu keterlambatan gaji, buruknya performa tandang PSM di ajang Liga 1 2019 ditengarai disebabkan karena kurang harmonisnya ruang ganti. Sejumlah pemain senior PSM disebut tidak harmonis dengan pelatih Darije Kalezic.
Puncaknya, pelatih sepak bola berusia 50 tahun itu telah menyatakan salam perpisahan sehari sebelum melawan PSS Sleman. Darije yang kontraknya berakhir pada bulan ini tidak akan memperpanjangnya lagi bersama PSM.