x

Diisukan ke Liga 1, Ini 3 Kekurangan Luis Milla Bersama Timnas Indonesia

Rabu, 6 Mei 2020 16:35 WIB
Editor: Coro Mountana
Diisukan ke Liga 1, Ini 3 kekurangan Luis Milla Bersama Timnas Indonesia.

INDOSPORT.COM – Diisukan bakal melatih di Liga 1, Luis Milla rupanya pernah memiliki 3 kekurangan bersama Timnas Indonesia, apa sajakah itu?

Sebelumnya isu kalau Luis Milla membuka kemungkinan melatih di Liga 1 terkuak setelah eks pemain Real Madrid itu mengaku ingin segera kembali ke dunia kepelatihan usai wabah virus corona berakhir. Ingin melatih di Spanyol, tapi Luis Milla juga membuka peluang ada di Indonesia.

"Jika tidak, saya masih memiliki opsi lain agar dapat melatih klub lagi, seperti kala berkarier di Uni Emirat Arab (UEA) atau Indonesia," ujar Milla dikutip AS, Jumat (24/04/20).

Baca Juga
Baca Juga

Tentu jika pilihannya kembali ke Indonesia dengan melatih klub Liga 1, itu adalah sebuah kabar gembira, mengingat ia masih sangat dicintai di sini. Akan tetapi, kita juga tidak boleh lupa kalau Luis Milla juga pernah memiliki kekurangan atau kesalahan saat bersama Timnas Indonesia, apa itu?

Gagal Capai Target di Asian Games dan SEA Games

Pertama, adalah fakta bahwa Luis Milla gagal mencapai target yang dicanangkan untuk Timnas Indonesia U-23. Seperti yang kita tahu kalau dulu Luis Milla dibebani target untuk membawa Timnas Indonesia juara SEA Games dan semifinalis Asian Games, namun semuanya gagal.

Di SEA Games 2017, Timnas Indonesia U-23 asuhan Luis Milla gagal menjadi juara usai dikalahkan oleh Malaysia di babak semifinal. Timnas Indonesia U-23 akhirnya pada saat itu merebut medali perunggu usai mengalahkan Myanmar di perebutan tempat ketiga.

Baca Juga
Baca Juga

Sementara di Asian Games 2018, Timnas Indonesia U-23 arahan Luis Milla terhenti langkahnya di babak 16 besar setelah dikalahkan oleh Uni Emirat Arab melalui adu penalti. Hasil itupun membuat semua target yang dibebankan Luis Milla tak ada yang tercapai.

Luis Milla Tak Bisa Bawa Timnas Indonesia Menangi Ajang Apapun

Tak hanya gagal di ajang level besar, ternyata pada turnemen yang sifatnya hanya persahabatan, juga gagal dimenangkan oleh Timnas Indonesia mulai dari Aceh World Solidarity Tsunami Cup 2017 hingga PSSI Anniversary Cup 2018 juga gagal berbuah gelar.

Di Aceh Solidarity Tsunami Cup, Timnas Indonesia dikalahkan oleh Kyrgyzstan sehingga gagal menjadi juara meski sudah mengalahkan Mongolia dan Brunei Darussalam. Sedangkan di PSSI Anniversary Cup, Timnas Indonesia gagal juara karena kalah dari Bahrain, serta ditahan oleh Korea Utara dan Uzbekistan.

Pelatih asal Spanyol Luis Milla.

Selain itu, sejarah juga mencatat kalau Luis Milla gagal membawa Timnas Indonesia U-23 gagal lolos ke Piala Asia 2018 setelah tersingkir dari fase grup. Kemenangan telak atas Mongolia dan seri melawan Thailand jadi percuma karena Timnas Indonesia dibantai 0-3 oleh Malaysia.

Rekor di Timnas Indonesia Juga Buruk

Terakhir, tak hanya gagal di level U-23, karier Luis Milla bersama Timnas Indonesia juga bisa dikatakan buruk. Transfermarkt mencatat kalau Luis Milla sudah menangani Timnas Indonesia dalam 6 pertandingan dengan catatan 2 menang, 2 seri dan sisanya kalah.

Timnas Indonesia tercatat hanya bisa menang atas tim gurem macam Guyana dan Kamboja. Sisanya, Timnas Indonesia era Luis Milla kalah dari Islandia dan Myanmar, serta tak bisa menang dari tim kemarin sore seperti Fiji dan Puerto Rico.

Asian Games 2018Timnas Indonesia U-23Timnas IndonesiaSEA Games 2017Luis MillaLiga IndonesiaLiga 1TRIVIAFeature

Berita Terkini